Kompas.com - 16/05/2018, 09:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Bila model baru mau meluncur di Indonesia, pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan setidaknya materi sudah digodok pada awal tahun ini. Atas dasar itu kemungkinan besar Karimun Wagon R 7-penumpang tidak meluncur di Indonesia pada tahun ini.

Baca juga: Suzuki Masih Bungkam Soal Wagon R 7-penumpang

Rumors soal Wagon R 7-penumpang sudah muncul sejak 2013 lalu ketika prototipenya diperkenalkan di Indonesia. Meski hadir pertama di Indonesia, pengembangannya terasa lambat di dalam negeri.

Belakangan, Wagon R 7-penumpang malah ketahuan sedang dikembangkan di India lewat spyshot yang didapat media lokal. Model yang tertangkap kamera mirip produk Suzuki di Jepang, Solio, yang punya pintu geser. Kabarnya model itu akan meluncur di India pada September nanti. 

Baca juga: Suzuki Wagon R 7-Penumpang Meluncur September

Suzuki Wagon R yang muat 7-penumpang terekam sedang beredar di jalan India. TEAM-BHP.com Suzuki Wagon R yang muat 7-penumpang terekam sedang beredar di jalan India.

“Kalau 7-penumpang itu jujur saja secara internal kami belum ada komunikasi, semua informasinya kan dari spyshot. Kami belum dapat blue print, biasanya kami dikasih,” kata Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research SIS, di Tangerang Selatan, Senin (14/5/2018).

“Kalau belum kami terima, terus ditanya tahun ini memungkinkan atau tidak? Ya sudah pasti tidak mungkin. Istilahnya begitu,” ucap Harold.

Harold menjelaskan SIS diajak terlibat pada pengembangan model yang akan dijual di banyak negara termasuk Indonesia. Buat Indonesia, kata Harold, pengembangnnya condong ke pemenuhan konten lokal. Misalnya pada Karimun Wagon R disesuaikan dengan regulasi Low Cost Green Car (LCGC).

“Jadi pengembangannya lebih business to business bukan pada desain. Beda dengan Ertiga, kami juga ikut mendesain. Business to business karena tingkat kandungan lokal masing-masing negara harus dipertahankan,” urai Harold.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.