Mobil-mobil yang Dipakai dalam Aksi Teror Bom di Indonesia - Kompas.com

Mobil-mobil yang Dipakai dalam Aksi Teror Bom di Indonesia

Kompas.com - 14/05/2018, 15:58 WIB
Petugas kepolisian saat olah TKP di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Hingga pukul 12.30 WIB, jumlah korban ledakan di 3 gereja mencapai 10 korban meninggal dan 41 luka-luka.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Petugas kepolisian saat olah TKP di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Hingga pukul 12.30 WIB, jumlah korban ledakan di 3 gereja mencapai 10 korban meninggal dan 41 luka-luka.

Jakarta, KOMPAS.com - Teror bom mengguncang sejumlah gereja di Surabaya pada Minggu (13/4/2018). Salah satunya terjadi di Gereja Pantekosta Pusat.

Di lokasi ini, pelaku membawa bom dengan menggunakan Toyota Avanza yang diledakan di halaman gereja.

Baca juga: Saksi: Ada Avanza Nyelonong ke Halaman Gereja Sebelum Ledakan

Penggunaan bom mobil dalam aksi teror bukan yang pertama kalinya terjadi di Indonesia. Pola yang sama pernah digunakan teroris dalam sejumlah aksi pengeboman di sejumlah kota di Indonesia.

Kompas.com merangkum beberapa mobil yang tercatat pernah dipakai teroris dalam aksi teror bom di Indonesia. Berikut daftarnya:


1. Suzuki Carry

Suzuki Carry pernah digunakan teroris saat melancarkan aksi teror bom di rumah Kedubes Filipina di Menteng, Jakarta Pusat pada tahun 2000.

Peristiwa tersebut tercatat menewaskan dua orang.

Suzuki Carry pikap wide deck.SIS Suzuki Carry pikap wide deck.

 

2. Mitsubishi Colt L-300

Sebelum melancarkan aksi teror di Bali pada tahun 2002, Amrozi adalah orang yang ditugaskan membeli mobil Mitsubizhi L-300 beserta bahan potasium florat, belerang, dan bubuk aluminium.

Mobil itulah yang kemudian digunakan untuk membawa bom ke kawasan Legian dan diledakan pada 12 Oktober 2002. Bom meluluh lantakan dua bangunan klub di lokasi tersebut, Paddy 's Pub dan Sari Club.

Bom berdaya ledak besar ini tercatat memakan korban ratusan jiwa, sebagian besar warna negara Australia.

Mitsubitshi COLT L300www.ktbfuso.co.id Mitsubitshi COLT L300

 

3. Toyota Kijang

Hotel JW Marriot, Jakarta tercatat sudah dua kali menjadi target pengeboman.

Peristiwa pertama terjadi pada 5 Agustus 2003. Saat itu, sekitar pukul 12.44, terjadi ledakan yang berasal dari bom bunuh diri menggunakan mobil Toyota Kijang bernomor polisi B 7462 ZN yang dikendarai Asmar Latin Sani.

Ledakan tersebut menewaskan 14 orang dan 156 korban luka-luka.

Toyota KijangYoutube/Satwika 18 Toyota Kijang

4. Daihatsu Zebra

Hanya selang setahun setelah peristiwa di JW Marriot, bom kembali mengguncang Jakarta. Kali ini terjadi di depan pintu masuk Gedung Kedutaan Besar Australia di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan pada 9 September 2004.

Pada 11 September 2004, Tim Investigasi Bom di Kedutaan Besar Australia menyebut mobil boks pembawa bom itu terekam kamera CCTV.

Mobil yang saat itu digunakan adalah Daihatsu Zebra berwarna silver.

Daihatsu Zebra model boksmobilmurahbekas.com Daihatsu Zebra model boks


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X