VW dan Toyota Bergandengan, Menguatkan Bisnis Truk dan Bus - Kompas.com

VW dan Toyota Bergandengan, Menguatkan Bisnis Truk dan Bus

Kompas.com - 14/04/2018, 07:02 WIB
Presiden Hino Motors Yoshio Shimo (kiri) dan CEO Volkswagen Truck & Bus Andreas Renschler saling berjabat tangan, pada konferensi pers di Tokyo, Kamis (12/4/2018).REUTERS Presiden Hino Motors Yoshio Shimo (kiri) dan CEO Volkswagen Truck & Bus Andreas Renschler saling berjabat tangan, pada konferensi pers di Tokyo, Kamis (12/4/2018).

Tokyo, KOMPAS.com – Produsen kendaraan asal Jerman Volkswagen khususnya unit bisnis truk, bakal bergandengan dengan Hino Motor yang berada di bawah payung Toyota, menegosiasikan ikatan komprehensif pada bisnis kendaraan komersial.

Meski sang induk, Toyota dan Volkswagen merupakan rival sengit, tapi unit-unit bisnisnya berjabat tangan untuk menopang bisnis kendaraan komersial di masa depan.

Berdasarkan laporan Nikkei, Jumat (13/4/2018) kerjasama yang disepakati keduanya, bertujuan untuk menggarap teknologi yang ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik. Mereka berencana untuk membahas cara untuk saling melengkapi soal jaringan penjualan, dan kemampuan manufaktur.

VW tertarik untuk memanfaatkan kekuatan Hino di seluruh Asia, karena segmen kendaraan komersial VW sendiri memang diarahkan ke pasar Eropa. Diketahui, kalau Toyota Motor sendiri mengusai saham Hino sebesar 50,1 persen. Jika terealisasi, kerjasama ini bakal mempengaruhi kerangka bisnis kendaraan komersial Toyota.

Baca juga : Hino Gelar Sosialisasi Larangan Truk Kelebihan Muatan

Tak berbeda jauh mobil penumpang, tekanan kuat juga terjadi untuk mengembangkan kendaraan komersial baru, menggunakan teknologi listrik atau fuel cell (hidrogen). Lebih dari itu, teknologi otonomos, juga bakal menambah beban investasi penelitian dan pengembangan.

Melihat peta persaingan, kompetitor senegara dari VW, Daimler, punya kekuatan dalam kendaraan komersial, sama seperti pemain pasar berkembang seperti Tata Motors India. VW tertinggal di belakang Daimler, yang sudah mencengkeram Mitsubishi Fuso. Lalu ada Volvo yang akan mengomersialisasi model truk dan bus elektrik.

Ikatan Hino-VW yang direncanakan menjadi tanda, kalau penataan kembali dalam bisnis mobil penumpang global, juga menyebar ke pasar kendaraan komersial. Setelah berita kerjasama menyebar, harga saham Hino melonjak, mencapai 1.410 yen naik 4,8 persen.



Close Ads X