Bertarung di Pasar Jateng, Mitsubishi Fuso Masih Menang - Kompas.com

Bertarung di Pasar Jateng, Mitsubishi Fuso Masih Menang

Kompas.com - 12/04/2018, 09:02 WIB
Presiden Joko Widodo menumpang truk Mitsubishi Fuso saat meresmikan jalan tol Ngawi-Kertosono seksi Ngawi-Wilangan, di Gerbang Tol Madiun, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (29/3/2018).Instagram/sekretariat.kabinet Presiden Joko Widodo menumpang truk Mitsubishi Fuso saat meresmikan jalan tol Ngawi-Kertosono seksi Ngawi-Wilangan, di Gerbang Tol Madiun, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (29/3/2018).

Semarang, KOMPAS.com – Menguasai pasar nasional dengan market share sampai 45,5 persen, produsen kendaraan komersial Mitsubishi Fuso, juga berhasil menjadi yang terkuat di tingkat regional, khususnya Jawa Tengah.

Andi Awaludin, Section Head Central Java Section PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), menuturkan, berdasarkan data Januari sampai Februari 2018 market share bisa sampai 52 persen, dari total pasar sebanyak 550 unit. Pasarnya juga sedang bagus di sektor infrastruktur.

“Kami masih menjadi pemimpin pasar di sini (Jawa Tengah). Infrastruktur bagus, di Jawa banyak program pemerintah yang masih berjalan, seperti jalan tol,” ucap Andi, Rabu (11/4/2018).

Jadi kata Andi, ada dua sektor yang memberikan kontribusi besar, seperti logistik dan infrastruktur, hanya saja saat ini memang pendorong utamanya masih pada sisi infrastruktur. Sementara untuk pertanian tak begitu besar atau cenderung kecil.

Baca juga : Tahun Politik, Fuso Optimistis Bisnis Mobil Komersial Tak Terganggu

Slogan Mitsusbishi Fuso, Andalan Bisnis Sejati.Febri Ardani/KompasOtomotif Slogan Mitsusbishi Fuso, Andalan Bisnis Sejati.

“Secara tren belum terlalu kelihatan dari logistik (pertumbuhannya), tapi untuk infrastruktur cukup nampak. Jawa tengah memang masih infrastruktur yang menjadi pendorongnya, setidaknya pada kuartal pertama 2018,” ucap Andi.


Duljatmono Direktur Marketing PT KTB menambahkan, kontribusi Jawa Tengah untuk perolehan nasional Fuso sebesar 9 persen saja. Namun, ketika Jawa Barat, Tengah dan Timur digabungkan, total sumbangsihnya menjadi 30-35 persen.

“Terkait dengan penjualan per wilayah, saat ini komposisinya wilayah Sumatera sebesar 28-30 persen. Kemudian Jabodetabek 20 persen, dan kemudian Jawa ( Barat, Tengah, Timur) itu kira-kira 30-35 persen. Baru kemudian Kalimantan dan Sulawesi kira-kira 10 persen,” kata Duljatmono.

Komentar
Close Ads X