Pasar Sedan Mini Dibagi untuk Honda City dan Toyota Vios

Kompas.com - 04/04/2018, 07:02 WIB
Honda City 2017 Honda Prospect Motor (HPM)Honda City 2017


Jakarta, KOMPAS.com –
Pasar otomotif roda empat di segmen sedan mini di Indonesia, masih sangat kecil peminatnya, apalagi jika dibandingkan dengan low MPV. Para produsen mobil yang memang laris jualan LMPV, menyebut kalau itu memang sudah karakter pasar Indonesia.

Padahal belum pernah dicoba, apa yang terjadi ketika harga mobil sedan mini yang ukuran mesinnya sama dengan LMPV, tak masuk golongan mobil dengan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 30 persen, dan membuat harganya sama dengan LMPV sekelas Avanza-Xenia.

Dari data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), di 2017 lalu saja kontribusi LMPV mencapai 23,52 persen, sementara mini sedan hanya 0,17 persen saja sepajang 12 bulan.

Baca juga : Sedan Bukan Lagi Barang Mewah

Toyota Vios 2018.Dok. TAM Toyota Vios 2018.

Melihat data dari 2015, mini sedan penghuninya cukup banyak malah sampai merek Malaysia Proton saja mendapat bagian. Namun semakin ke sini, terutama pada 2017, semuanya tak lagi mampu merebut perhatian konsumen dalam negeri.

Pada tahun lalu, hanya tersisa Honda City dan Toyota Vios, serta secuil milik Suzuki Ciaz. Bahkan masuk ke 2018 ini, Ciaz di dua bulan pertama tak ada wholesales-nya. Sebenarnya itu juga terjadi pada Vios, tapi sedan Toyota itu kemudian hadir dengan rupa baru pada 3 April 2018.

Jadi saat ini, tinggal Honda City yang awet jadi pemimpin pasar dan Toyota Vios saja yang bertahan. Entah, dengan rencana penurunan pajak sedan yang akan dilakukan tahun ini oleh pemerintah, apakah pasar sedan akan kembali bergairah, doakan saja.

Segmen mini sedan (diolah dari data Gaikindo).KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Segmen mini sedan (diolah dari data Gaikindo).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.