Kompas.com - 31/03/2018, 10:02 WIB

Jakarta, KOMPAS.com - Rata-rata pengemudi mobil bertransmisi manual atau matik, biasanya menggunakan rem tangan ketika berhenti di lampu merah. Langkah itu dilakukan agar membantu sopir lebih rileks, karena tidak perlu menginjak pedal rem.

Menurut Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, dalam pelatihan Safety Driving di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengatakan, jangan melakukan kebiasaan yang salah ketika berhenti di lampu merah.

"Jika menggunakan rem tangan, sopir akan merasa nyaman, dan potensi terjadinya kecelakaan ketika di lampu merah juga cukup tinggi, misal ditabrak dari belakang dan lain sebagainya," kata Sonny belum lama ini.

Baca juga: Begini Ciri Keselamatan Berkendara di Negara Berkembang

Alangkah baiknya, lanjut Sony sang sopir cukup menginjak pedal rem saja. Otomatis lampu rem bagian belakang juga menyala, dan bisa memberikan tanda kepada mobil yang ada di belakang. Selain itu, sopir juga akan tetap terjaga kewaspadaannya terhadap kondisi di sekitar.

"Kalau sopir itu merasa nyaman, yang ada main ponsel, bahwa kalau wanita ada juga yang make up, dan lain sebagainya. Itu sangat berbahaya juga meskipun dalam kondisi mobil berhenti," ujar Sony.

Jadi, kata Sony sebaiknya para pengemudi selalu menginjak pedal rem saja, ketimbang menggunakan rem tangan. "Tujuan utamanya hanya satu, yaitu soal keamanan saja," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.