Kompas.com - 27/03/2018, 08:02 WIB
Honda BR-V di pinggir Pantai Jungwok kompas.com - Aris HarvendaHonda BR-V di pinggir Pantai Jungwok

Jakarta, KOMPAS.com - Penjualan Honda BR-V dalam dua bulan pertama 2018 anjlok. Wholesales sepanjang Januari hanya 185 unit, dan Februari 224 unit, jika dibandingkan dengan tahun lalu diperiode sama menurun drastis.

Tahun lalu selama Januari terjual 2.528 unit dan Februari 1.807 unit, atau secara total mencapai 4.335 unit. Lantas, kenapa terjadi penurunan seperti itu?

Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) menjelaskan, kondisi tersebut karena ada penyesuaian stok, tetapi secara retail masih cukup bagus dan diharapkan segera pulih.

"Sebenarnya stok di diler juga tidak banyak, tahun lalu saja wholesales kita secara keseluruhan lebih rendah daripada retail. Kita juga harus hati-hati dalam memasok unit," kata Jonfis kepada KOMPAS.com di Sirkuit Sentul akhir pekan lalu.

Baca juga: Keyakinan Honda BR-V Bisa Tahan Gempuran All New Rush-Terios

Jonfis berharap ke depan kondisi itu akan kembali normal. Bahkan, dia sedikit membocorkan kemungkinan besar ada pergantian model untuk BR-V.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mungkin nanti ada yang baru, kita lihat saja. Saya belum bisa bicara banyak soal itu. Di IIMS ada yang baru, tetapi saya hanya bisa bicara sampai di situ saja," ujar Jonfis.

Low Sport Utility Vehicle (LSUV) itu pertama kali diperkenalkan pada 2015 di ajang GIIAS. Selain diproduksi di pabrik Honda di Karawang, BR-V dirakit juga di Thailand tepatnya di Ayutthaya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X