Dua Tim Balap Astra Mirip Tim Utama dan Satelit Honda di MotoGP - Kompas.com

Dua Tim Balap Astra Mirip Tim Utama dan Satelit Honda di MotoGP

Kompas.com - 14/03/2018, 16:32 WIB
Tim Astra Racing Team (ART) 2018 saat acara peluncuran di Jakarta, Selasa (13/3/2018). Tim ini akan terjun dalam berbagai ajang balap skala nasional tahun 2018.Kompas.com/Alsadad Rudi Tim Astra Racing Team (ART) 2018 saat acara peluncuran di Jakarta, Selasa (13/3/2018). Tim ini akan terjun dalam berbagai ajang balap skala nasional tahun 2018.

Jakarta, KOMPAS.com - Astra tercatat punya dua tim di ajang balap nasional, masing-masing Astra Honda Racing Team (AHRT) dan Astra Motor Racing Team (ART). Walaupun bertarung di ajang yang sama, Astra menyebut kedua tim tersebut saling dukung. Apalagi kedua tim sama-sama menggunakan motor merek Honda.

Division Marketing Head Astra Motor Lo Sie Nyuk mengibaratkan hubungan AHRT dan ART seperti Repsol Honda dan tim-tim satelit Honda di arena MotoGP, salah satunya tim LCR Honda yang menaungi Cal Crutchlow.

Baca juga : Pebalap AHRT Sukses Tuntaskan Balapan Suzuka 4 Hours

"Kalau di MotoGP kan ada Repsol yang merupakan tim dari HRC (Honda Racing Corporation). Ada juga tim satelit seperti timnya Cal Crutchlow. ART itu tim satelit," kata Lo saat ditemui Kompas.com di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Astra Honda Racing Team 2017.AHM Astra Honda Racing Team 2017.

Walaupun berstatus tim satelit, Lo menyebut ART punya rekam jejak prestasi yang gemilang. Seperti menjadi tim pertama yang membuat motor balap injeksi dan pertama yang menjadi juara di kancah nasional dengan motor injeksi.

Cukup gemilangnya prestasi ART inilah yang disebut Lo membuat beberapa pebalapnya kemudian direkrut pindah ke AHRT, contohnya Andi Gilang dan Dimas Ekky. Kedunya merupakan pebalap AHRT yang tadinya sempat bergabung di ART. Menurut Lo, di AHRT, para pebalap punya kesempatan untuk naik jenjang ke kancah internasional.

Baca juga : ART Perkenalkan 15 Pebalap untuk Musim 2018

"Kita mensupport tim ATPM. Kami harus merekrut pebalap bertalenta agar bisa diikutsertakan ke jenjang internasional. Jadi tujuan pembibitan yang dilakukan ART tidak hanya untuk kepentingan satu tim," ujar Lo.



Close Ads X