Gara-gara Astrea Grand Rp 80 Juta, Pria Ini Dikejar Banyak Orang - Kompas.com

Gara-gara Astrea Grand Rp 80 Juta, Pria Ini Dikejar Banyak Orang

Kompas.com - 14/03/2018, 16:02 WIB
Zubastian berpose bersama Honda Astrea Grand lansiran 1991 hasil restorasi yang baru saja dijualnya seharga Rp 80 juta kepada seorang rekannya.Dokumentasi Pribadi/Zubastian Zubastian berpose bersama Honda Astrea Grand lansiran 1991 hasil restorasi yang baru saja dijualnya seharga Rp 80 juta kepada seorang rekannya.

Jakarta, KOMPAS.com - Zubastian Rachman merupakan pemilik Honda Astrea Grand lansiran 1991 yang baru saja menjual motornya seharga Rp 80 juta. Grand yang dijual Tian merupakan motor bekas yang direstorasi ulang olehnya.

Aksi Tian yang merestorasi ulang Grand dan kemudian menjualnya seharga Rp 80 juta ini viral di media sosial. Viralnya aksi Tian ternyata menarik perhatian para pemilik Grand lainnya. Menurut Tian, belakangan ada beberapa temannya pemilik Astrea Grand yang datang untuk meminta agar motornya direstorasi ulang. Kebetulan Tian memang menyukai hobi modifikasi motor.

Baca juga : Cerita di Balik Honda Astrea Grand Seharga Rp 80 Juta

"Ini saja sekarang saya lagi bikin Grand tahun 1997. Ada teman yang datang minta gara-gara viral yang kemarin," kata Tian kepada Kompas.com, Rabu (15/3/2018).

Salah satu Honda Astrea Grand tahun 1997 yang sedang dimodifikasi dengan bentuk chicano bike oleh Zubastian Rachman. Zubastian merupakan pemilik Grand 1991 yang baru saja menjual motornya seharga Rp 80 juta.Dokumentasi Pribadi/Zubastian Salah satu Honda Astrea Grand tahun 1997 yang sedang dimodifikasi dengan bentuk chicano bike oleh Zubastian Rachman. Zubastian merupakan pemilik Grand 1991 yang baru saja menjual motornya seharga Rp 80 juta.

Menurut Tian, para pemilik Grand yang meminta agar motornya direstorasi ulang memiliki selera beragam. Ada yang meminta agar bentuk motor aslinya dipertahankan, namun dengan tampilan kinclong seperti Grand yang laku Rp 80 juta. Namun ada pula yang meminta agar bentuk motor diubah dengan aliran modifikasi yang mereka sukai.

Khusus untuk Grand 1997 yang kini sedang dikerjakannya, Tian menyebut pemilik meminta agar motornya dimodifikasi dengan aliran "chicano bike"' yang memiliki ciri khas setang tinggi. Sebagai sesama teman dan kebetulan senang dengan hobinya, Tian pun menyanggupi permintaan tersebut.

Baca juga : Panduan Modifikasi Retro untuk Motor Bebek

"Untuk yang gaya chicano ini selain ngubah bagian luar, bagian dalam mesinnya seperti seher segala macam juga saya ganti. Ya namanya motor tua kalau mesinnya tidak diperbaiki, tidak bakal enak buat dipakai," ujar Tian.


Komentar
Close Ads X