Tim Satelit Ducati Mau “Move On” ke Yamaha - Kompas.com

Tim Satelit Ducati Mau “Move On” ke Yamaha

Kompas.com - 12/03/2018, 17:10 WIB
Tim Angel Nieto membuka diri untuk bisa bekerja sama dengan pabrikan Yamaha.CRASH.net Tim Angel Nieto membuka diri untuk bisa bekerja sama dengan pabrikan Yamaha.

Jakarta, KOMPAS.com – Yamaha dan tim satelitnya Tech 3 mengumumkan berhenti bekerja sama, beberapa tim tertarik untuk merapat ke merek berlambang garpu tala tersebut. Salah satu yang memberikan sinyal kuat adalah tim Angel Nieto (Aspar Racing Team).

Tim yang saat ini menunggangi motor Ducati tersebut, mengaku sudah siap membuka ide untuk negoisasi menjadi satelit Yamaha untuk musim 2019  dan seterusnya. Gino Borsoi, Direktur Tim Angel Nieto yang baru saja diangkat, mengaku tertarik dengan itu.

"Sejujurnya, kami tidak tahu bahwa Tech 3 memutuskan untuk menghentikan kontrak dengan Yamaha. Itu juga kejutan bagi kami. Sekarang pintu terbuka buat kami, yang bisa kami masuki tentunya, dan yang ingin kami jelajahi,” kata Borsoi mengutip Crash.net, Senin (12/3/2018).

"Ide kami adalah duduk dan mendiskusikan sesuatu dengan Ducati saat balapan di Qatar, tapi sekarang pabrik lain membutuhkan tim, jadi mengapa tidak berbicara dengan mereka. Kami senang dengan Ducati. Kami mendapat dukungan dari mereka, sampai ada sesuatu yang membuat kami harus mencari pabrikan lain,” ujar Borsoi.

Baca juga : Yamaha Tak Dukung Zarco, Tech 3 Pilih Cerai

Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, menjalani sesi latihan bebas GP Jepang di Twin Ring Motegi, Jumat (13/10/2017).APF/TOSHIFUMI KITAMURA Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, menjalani sesi latihan bebas GP Jepang di Twin Ring Motegi, Jumat (13/10/2017).

Tim satelit Yamaha, kata Borsoi, benar-benar diberikan motor bagus, dengan kecepatan yang sangat bagus. Setiap pengendara yang menunggangi Yamaha M1 melaju cepat sejak awal. “Jadi mengapa tidak berdiskusi dengan Yamaha?” ucap Borsoi.

Borsoi sangat menyadari juga Tim Angel Nieto berada di belakang Pramac, yang pada dasarnya merupakan tim Ducati 'Junior', sesuai urutan pesanan pabrik. Sedangkan, ketika mereka beralih ke Yamaha, tentu akan menjadi tim kedua.

Terlebih lagi, M1 sudah terbukti menjadi paket fantastis bagi pembalap baru di kelas MotoGP, seperti yang ditunjukkan oleh Johann Zarco, Jonas Folger, dan baru-baru ini Hafizh Syahrin.

"Itu selalu menjadi target kami, untuk menjadi bagian dari pabrikan, untuk menjadi tim kedua sebuah pabrik yang saat ini tidak kami rasakan. Bersama Yamaha, kami punya kesempatan menjadi tim kedua,” kata Borsoi.



Close Ads X