Komunitas Melihat Langsung Proses Perakitan Mercy

Kompas.com - 10/03/2018, 12:02 WIB
Komunitas Mercedes-Benz berkunjung ke pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang. dok. Mercedes-Benz IndonesiaKomunitas Mercedes-Benz berkunjung ke pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang.

Jakarta, KOMPAS.com - Anggota Mercedes-Benz Club Indonesia, sekitar 80 member dari 90 klub diberikan kesempatan untuk menyaksikan proses perakitan Mercedes-Benz di pabrik Wanaherang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seluruh anggota komunitas sangat antusias mengikuti proses jalannya tur dan merasakan pengalaman langsung menyaksikan perakitan kendaraan penumpang maupun niaga Mercedes-Benz, dari beragam segmen yang telah dirakit secara lokal di Indonesia.

"Saat ini kami dengan bangga telah memproduksi 6 tipe kendaraan penumpang Mercedes-Benz, yakni C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE dan GLS," ujar Günter Häfele, CEO PT Mercedes-Benz Indonesia dalam siaran resmi, Sabtu (10/3/2018).

Baca juga: Mercedes-Benz Resmi Keluar dari Gaikindo

Häfele menambahkan, tugas utama pabrik Wanaherang meliputi perencanaan produksi, pengembangan teknologi dan manajemen mutu bagi beragam segmen kendaraan-kendaraan Mercedes-Benz yang diproduksi di sini.

Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherangdok. Mercedes-Benz Indonesia Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang

Pabrik itu terbagi menjadi beberapa bagian, dua jalur pada gedung delapan untuk memproduksi kendaraan penumpang dan satu jalur di gedung enam untuk memproduksi sasis truk dan bus.

"Lebih dari 70 persen kendaraan penumpang Mercedes-Benz yang terjual di Indonesia adalah produksi pabrik Wanaherang," kata Häfele.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X