Pelanggaran Terobos JLNT, Penegakkan Hukum Tanpa Konsistensi

Kompas.com - 05/03/2018, 07:22 WIB

Jakarta, KOMPAS.com – Perilaku melanggar aturan lalu lintas beberapa biker secara berjamaah, dengan menerobos Jalan Raya Non Tol (JLNT) khususnya wilayah Casablanca masih belum juga selesai. Masih banyak pengendara sepeda motor yang bandel menerobos.

Adrianus Meliala, pakar kriminologi dan kepolisian yang juga bergelar Profesor, turut berkomentar terkait dengan pelanggaran tersebut ketika ditanyakan Kompas.com. Dirinya mengungkapkan sedikit teori bagaimana biker bisa nekat untuk melanggar aturan lalu lintas.

“Perilaku melanggar hukum adalah perilaku individual dan rasional, artinya pelaku berpikir tentang untung rugi juga. Namun karena ada unsur bersama-sama, meniru, atau bisa juga karena adanya informasi yang salah, misalnya situasi aman dan polisi tidak ada, maka terjadi perilaku melanggar yang massal tersebut. Lebih dari itu, mereka juga menjadi berani melawan petugas,” ujar Adrianus, Jumat (2/3/2018).

Baca juga : Diusulkan, Pemotor Penerobos JLNT Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan

Pria yang mengenyam Ilmu Kriminolodi di Unversitas Indonesia, Manchester Metropolitan University Inggris, dan University of Queensland Australia ini, mengritik, kalau pelanggaran ini juga lantaran penegakan hukum yang tidak konsisten.

“Mengapa berulang, karena enforcement-nya juga tidak kontinyu dan konsisten. Analoginya sama seperti penyakit tidak kunjung sembuh karena obat yang dimakan tidak teratur. Jadi ada peluang untuk pengendara berpikir coba-coba dan untung-untungan,” ujar Adrianus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.