Suzuki Yakin Bakal Punya Tim Satelit di MotoGP 2019

Kompas.com - 28/02/2018, 09:02 WIB
Tim Suzuki MotoGP. MOTORSPORT.comTim Suzuki MotoGP.

Jakarta, KOMPAS.com – Niat Suzuki untuk memiliki tim satelit di ajang balap roda dua bergengsi di dunia MotoGP, sudah mulai diyakini bos tim Davide Brivio. Dirinya optimistis pada 2019 nanti sudah bisa terealisasi.

Mengutip Motorsport.com, Selasa (28/2/2018) ini diungkapkan di tengah kabar yang beredar kalau mereka tengah melakukan pembicaraan dengan tim Marc VDS, di mana saat ini pebalap mereka masih menunggangi Honda.

"Tujuan utama kami adalah membangun tim satelit untuk 2019. Ini hanya masalah mencari sumber daya yang dibutuhkan. Saya cukup optimis,” kata Brivio.

“Tim satelit akan sangat membantu kami, di mana memungkinkan Suzuki mendapatkan lebih banyak data, dan mengejar berbagai arah pengembangan pada saat bersamaan. Kami hanya perlu mencari tahu, mulai dari segi suku cadang, engineer dan sebagainya," ujar Brivio.

Baca juga : Iannone Tidak Paham Suzuki GSX-RR Rusak Saat Tes Sepang

Davide Brivio, Manager Tim Suzuki MotoGP.MOTORSPORT.com Davide Brivio, Manager Tim Suzuki MotoGP.

Keinginan ini sebelumnya mulai muncul kepermukaan karena buruknya hasil Suzuki MotoGP 2017, dan mendorong bos tim Davide Brivio mencoba mencari celah baru demi perbaikan, salah satunya dengan tim satelit. Brivio mengatakan tanpa tim satelit, Suzuki sulit untuk mempercepat pengembangan performa.

Sejak kembali ke arena MotoGP di 2015, Suzuki hanya memiliki dua pebalap untuk tim pabrikan di grid. Ini sangat berbeda jauh dengan merek lainnya seperti Honda, Yamaha dan Ducati.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X