Angkot OK Otrip Harus Lulus Uji Kir

Kompas.com - 21/01/2018, 11:25 WIB
Angkot Ok Otrip Kampung Rambutan-Pondok Gede di demo angkot lain di Rawa Binong, Jakarta Timur, Rabu (17/1/2018) Stanly RavelAngkot Ok Otrip Kampung Rambutan-Pondok Gede di demo angkot lain di Rawa Binong, Jakarta Timur, Rabu (17/1/2018)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAzwar Ferdian

 

Jakarta, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mulai menguji coba program One Karcis One Trip (OK Otrip) pekan ini. Program ini ditandai dengan ikut dilibatkannya angkot dalam sistem integrasi transportasi dengan layanan bus transjakarta.

Tidak semua angkot bisa dilibatkan dalam program OK Otrip. Kepala Bagian Komunikasi PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Wibowo mengatakan, angkot yang dilibatkan dalam Ok Otrip hanyalah angkot yang sudah lulus uji kir. Dengan lulus uji kir, maka angkot sudah dinyatakan layak jalan.

Menurut Wibowo, layak atau tidak jalannya sebuah angkot biasanya ditandai dengan adanya kelengkapan dokumen yang diterbitkan Balai Pengujian Kendaraan. Dokumen tersebut meliputi STNK, Buku Uji, Stiker Uji dan Pelat Uji yang masih aktif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.