Andai Kawasaki ke MotoGP, Jonathan Rea Mau Jadi Pebalapnya - Kompas.com

Andai Kawasaki ke MotoGP, Jonathan Rea Mau Jadi Pebalapnya

Kompas.com - 14/01/2018, 10:35 WIB
Juara Superbike World Championship 2015, 2016, dan 2017, Jonathan Rea, saat mengunjungi Sirkuit Sentul, Jumat (12/1/2018).Febri Ardani/KompasOtomotif Juara Superbike World Championship 2015, 2016, dan 2017, Jonathan Rea, saat mengunjungi Sirkuit Sentul, Jumat (12/1/2018).

Jakarta, KompasOtomotif – Menjadi juara WorldSBK bersama Kawasaki selama tiga tahun berurutan menjadi dasar pertanyaan, apa yang mau dilakukan Jonathan Rea setelah kontraknya habis? Jonathan masih punya kontrak dengan Kawasaki sampai musim 2018.

Jonathan langsung menjadi juara WorldSBK sejak pertama kali bergabung bersama Kawasaki Racing Team pada 2015. Setelah itu dia mendapat gelar yang sama pada 2016 dan 2017.

Pria yang aktif di WorldSBK sejak 2008 itu mengatakan paling menikmati gelar juaranya pada tahun lalu. Bukan saja karena hasil maksimalnya, tapi perihal yang dia rasakan di dalam hatinya.

Pebalap asal Inggris yang pada 2 Februari nanti sekarang berusia 31 tahun itu bilang prestasinya selama tiga tahun menunjukan timnya, Kawasaki Racing Team, sepeda motor balapnya, ZX-10RR, sekaligus motivasinya, berada di level tinggi. Kawasaki dalam beberapa tahun ke belakang sangat terasa fokus pada WorldSBK.  

Juara Superbike World Championship 2015, 2016, dan 2017, Jonathan Rea, saat mengunjungi Sirkuit Sentul, Jumat (12/1/2018).Febri Ardani/KompasOtomotif Juara Superbike World Championship 2015, 2016, dan 2017, Jonathan Rea, saat mengunjungi Sirkuit Sentul, Jumat (12/1/2018).

Setelah pebalap Amerika Serikat, Scott Russel, mendapatkan juara WorldSBK buat Kawasaki pada 1993, puasa gelar terjadi selama 20 tahun sampai akhirnya Tom Sykes mendapatkannya lagi pada 2013. Setelah itu, nama Jonathan Rea melejit setelah menjadi juara hat-trick.

“Jadi tahun ini saya masih punya kontrak dengan Kawasaki, tahun depan saya belum tahu. Tapi idenya terus balapan karena saya sangat menikmatinya, saya tidak bisa memikirkan hidup selain balapan karena saya terlalu menikmatinya,” kata Jonathan di hadapan jurnalis saat mengunjungi Sirkuit Sentul, Bogor, Jumat (12/1/2018).

Baca: Juara Dunia Superbike Kritik Aspal Sirkuit Sentul

MotoGP

Walau petinggi Kawasaki sudah mengatakan tidak akan kembali ke MotoGP karena terlalu mahal, banyak pihak menyayangkan sikap itu. Pasalnya, selama dua musim ke belakang MotoGP sudah kedatangan tim Suzuki, Aprilia, dan KTM. Semakin banyak tim berarti balapan kasta tertinggi itu bakal tambah menarik.

Bila saja Kawasaki mau kembali ke MotoGP, Jonathan Rea mengatakan mau jadi pebalapnya. Walau begitu dia mengaku tidak tahu rencana Kawasaki ke depan.

“Tentu saya mau jadi pebalap, bukan test rider. Saya tidak tahu apa rencana Kawasaki, namun itu bakal jadi scenario mimpi yang bagus. Namun saat ini, saya tidak terlalu memikirkan hal lain (selain WorldSBK,” ucap Jonathan.


EditorAzwar Ferdian
Komentar
Close Ads X