Daihatsu Lanjutkan Konservasi Penyu di Padang - Kompas.com

Daihatsu Lanjutkan Konservasi Penyu di Padang

Kompas.com - 13/01/2018, 16:22 WIB
Konservasi penyu di Pantai Pasir Jambak, Padang.Ghulam/KompasOtomotif Konservasi penyu di Pantai Pasir Jambak, Padang.

Padang, KompasOtomotif – Kepedulian produsen otomotif terbesar kedua dalam negeri Astra Daihatsu Motor (ADM) soal lestarikan lingkungan, terutama soal penyu, tak putus hanya di satu lokasi saja. Kali ini mereka menambah deretan bantuannya untuk konservasi di wilayah Pantai Pasir Jambak, Padang.

Sebelumnya, Daihatsu sudah bekerja sama dengan Pelestari Penyu Kurma Asih Perancak Bali, kemudian bersama pihak Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, kelompok Penangkaran Biota Laut Batu Hiu, Pangandaran, lalu di Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan bersama BKSDA Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan test drive Daihatsu Terios di wilayah dengan salah satu makanan khas rendang tersebut. Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) ingin pihaknya bisa mendukung gerakan pelestarian penyu di Indonesia.

Baca juga : Berumur Panjang, Daihatsu Ingin Seperti Penyu

“Penyu merupakan salah satu binatang yang usianya panjang. Dia akan kembali ke tempat lahirnya setelah 30 tahun. Coba bayangkan ketika mereka akan kembali, pantai tempat mereka lahir sudah tidak ada dan rusak,” ujar Amelia, Jumat (12/1/2018).

Konservasi penyu di Pantai Pasir Jambak, Padang.Ghulam/KompasOtomotif Konservasi penyu di Pantai Pasir Jambak, Padang.

“Binatang ini sudah hidup pada zaman purba, di kalau binatang lain yang pada saat itu hidup sudah punah, sementara penyu tidak. Jadi kalau penyu eksistensinya terganggu saat ini kita jadi penyumbangnya,” ujar Amelia.

Pati Hariyose, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Samudera Pasir Jambak yang juga pelopor pelestarian penyu mengapresiasi uluran tangan Daihatsu. Kegiatan pelestarian ini dilakukan Hariyose sejak 2014 lalu.

“Jadi langkah untuk melestarikan penyu ini juga bagian dari menjadikan wilayah pantai Pasir Jambak mempunyai ikon wisata penyu. Meski sebelumnya tidak banyak yang mendukung saya, tapi itu tak menjadi halangan, bahkan jadi tantangan utuk membuktikan bisa melakukan itu, walaupun banyak keterbatasannya,” ucap Hariyose.


EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X