Sebelum Beli Terios Generasi Baru, Baiknya Lakukan Ini

Kompas.com - 12/01/2018, 09:02 WIB
Daihatsu All New Terios yang diluncurkan di Jakarta, Kamis (23/11/2017) KompasOtomotif/Alsadad RudiDaihatsu All New Terios yang diluncurkan di Jakarta, Kamis (23/11/2017)
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Meluncur November 2017 lalu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan kalau model terbarunya Terios sudah tersebar di seluruh Indonesia. Bagi yang berminat, sudah mulai bisa melihat atau menajajal low SUV ini di dealer.

Namun agar bisa maksimal tesnya, Audi Tarantini, EC Advantage Stage Evaluation Department, Test and Validation Division (R&D) ADM membocorkan sedikit apa yang harus dilakukan, ketika melakukan test drive Terios terbaru.

Memang hanya suka dengan merek, model, serta harga menggiurkan dari produk mobil tertentu, bagi beberapa orang tak cukup jadi alasan untuk membeli. Mereka biasanya juga memerhatikan kenyamanan dan performanya dengan test drive, agar semakin yakin.

Pertama, kata Audi, buka pintu dan masuk dalam mobil dan dengarkan bunyi suara pintu ketika ditutup, sebagai awal untuk merasakan keheningannya. “Bagaimana suara pintu ketika tertutup, seperti ‘blep’ misalnya,” kata Audi, Kamis (11/1/2018).

Kedua, nyalakan mobil dan rasakan bunyi decit mesin. Kali ini, tutur Audi, Terios terbaru sudah mengalami pembaruan kekedapan, di mana suaranya sudah tak lagi terdengar dekat, tapi terasa jauh karena beberapa improvement.

Baca juga : Sambut Model Baru, Stok Daihatsu Terios Lawas Ludes

All-New Daihatsu Terios Febri Ardani/KompasOtomotif All-New Daihatsu Terios

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau Terios lama itu terdengarnya dekat seperti di speedometer, tapi kalau kali ini suaranya seperti jauh berada di luar mobil. Itu karena kami menambahkan karet-karet dan yang lainnya untuk meredam itu semua, untuk mementingkan kenyamanan,” kata Audi.

Ketiga, dalam kecepatan rendah, sebaiknya coba rasakan getaran mobil pada jalan yang tidak halus apakah sampai di pinggul atau punggung. “Rata-rata juga kalau di dealer itu permukaan jalannya paving block yang terasa kasar, dan coba dirasakan getaran yang dirasakan di bagian pantat atau punggung," kata Audi.

Keempat, coba perhatikan terkait handling mobilnya. “Pada kecepatan terbatas sekitar 10-20 kpj saat menjajal di dealer, coba dirasakan handling-nya, kemudianya berat atau tidak. Kalau untuk Terios terbaru pada kecepatan rendah terbilang ringan, jadi seperti sedan yang di kecepatan 10-30 kpj dirasa tidak berat,” kata Audi.

“Kami juga menyesuaikan ini (handling ringan), untuk mengakomodasi penggunaan di dalam kota yang macet dan kerap changing lane (berpindah jalur). Jadi mereka butuh kendaraan dengan handling yang responsif,” tutur Audi.

Kelima, perhatikan soal respons gas dan rem, apakah cukup responsif atau tidak. Khusus untuk pengereman, semakin dalam pedal diijak untuk mendapatkan pengereman maksimal, maka bisa dikatakan itu kurang baik.

“Kalalu Terios sendiri, bisa dikatakan lembut alias tidak perlu menginjak pedal cukup dalam untuk memaksimalkan pengereman. Karena kategori bagus rem, pengendara tak perlu harus terlalu banyak effort untuk melakukan pengereman maksimal, tanpa harus juga mengagetkan,” kata Audi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.