Bahaya Pasang Sandaran Anak di Motor, Kenapa?

Kompas.com - 08/01/2018, 12:52 WIB
Sandaran boncenger dari Ziva Seater. Ziva SeaterSandaran boncenger dari Ziva Seater.
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Ada banyak jenis aksesori sepeda motor yang beredar di pasaran, biker harus bijak memilih biar tidak salah kaprah. Salah satu yang terbaru, yaitu sandaran jok buat boncenger. Perangkat ini tidak direkomendasikan oleh aktivis safety riding.

Sandaran boncenger ada dua macam, untuk dewasa dan anak-anak. Khusus buat anak-anak, dilengkapi sabuk pengaman yang menjaga badan melekat pada motor.

Baca: Perlahan, Sandaran Biker Mulai Diminati

Aksesori sandaran boncenger dinilai berbahaya buat boncenger dewasa apalagi anak kecil. Dari sisi teknis, menurut Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), sandaran itu bikin boncenger menjauhi pengendara alias biker.

Aksesori sandaran boncenger buat anak kecil dinilai berbahaya oleh aktivis safety riding.Youtube Aksesori sandaran boncenger buat anak kecil dinilai berbahaya oleh aktivis safety riding.

Padahal dalam teori boncengan, boncenger mesti merapat ke biker. Alasannya untuk mendapatkan distribusi bobot ideal, serta mendekatkan keseimbangan dan pusat gravitasi.

“Dengan itu akan memicu boncenger duduk ke belakang. Akan terjadi kerenggangan, itu tidak disarankan untuk riding, kenapa? Kembali ke nilai keseimbangan, pengendara akan rentan hilang kendali. Kalau renggang, gampang sekali boncenger terlempar,” jelas Jusri.

Kondisi yang lebih berbahaya lagi buat anak-anak, yaitu kakinya belum sampai ke foot peg. Daripada diletakan di belakang, Jusri menyebut masih lebih mendingan anak-anak dibonceng di depan karena kakinya bisa memijak.

Honda Gold WingHonda Honda Gold Wing

Aplikasi sandaran boncenger berbeda dari aksesori sejenis, tour pack, yang digunakan moge touring seperti Honda Goldwing. Jusri menjelaskan pada motor sekelas itu, distribusi bobot dan pusat gravitasi motor tidak terpengaruh banyak dari tour pack ataupun saat disandari boncenger.

“Kesimpulannya tidak direkomendasikan. Itu pekerjaan gampang buat produsen motor membuat segala hal yang berbentuk seperti itu, kalau ada benefitnya pasti ada yang pasang. Tentu sudah dipertimbangkan oleh tim R&D,” kata Jusri.

Sandaran biker, inovasi dari industri rumahan asal Yogyakarta, Ziva Seater Ziva Seater Sandaran biker, inovasi dari industri rumahan asal Yogyakarta, Ziva Seater

Jusri menilai sandaran boncenger ini lebih berbahaya ketimbang aksesori sejenisnya, sandaran biker yang sudah rilis lebih dulu. Jusri yang mengaku sudah pernah menjajal sandaran biker mengatakan aksesori itu tergolong aman digunakan untuk jarak dekat alias perkotaan.

Tanggapan lain soal sandaran boncenger juga datang dari pemerhati keselamatan jalan Edo Rusyanto. Dia mengatakan dalam memodifikasi motor harus memperhatikan keselamatan pengguna dan orang lain. Edo mempertanyakan apakah produk itu punya legitimasi standar keselamatan dari instansi pemerintah. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X