Dovizioso Tidak Yakin Masalah Ducati Selesai buat 2018 - Kompas.com

Dovizioso Tidak Yakin Masalah Ducati Selesai buat 2018

Kompas.com - 06/01/2018, 14:23 WIB
Andrea Dovizioso (Ducati) saat membalap di GP Australia, Minggu (22/10/2017).Motorsport.com Andrea Dovizioso (Ducati) saat membalap di GP Australia, Minggu (22/10/2017).

Jakarta, KompasOtomotif – Satu-satunya kompetitor kuat buat Marc Marquez dalam perebutan juara dunia MotoGP musim lalu, Andrea Dovizioso, mengaku sulit memperbaiki semua kelemahan Ducati buat 2018. Walau begitu dia meyakini bakal bisa tangguh dan berjuang jadi juara dunia untuk pertama kalinya.

Sepeda motor Ducati unggul soal tenaga, namun itu cuma bisa dimanfaatkan di sebagian sirkuit. Saat ini pengembangan ingin menjadikannya berperforma baik di trek sempit. 

Dovizioso meyakini hal itu tidak bisa terselesaikan sampai musim 2018 dimulai. Dia juga mengakui tidak banyak perubahan pada motor 2018 dari 2017.

“Kami masih kehilangan beberapa hal, kami tidak sempurna. Tapi saya tidak melihat lawan kami juga lebih baik saat ini. Akan sangat sulit menghilangkan kelemahan kami untuk 2018, tapi kami tahu pastinya apa yang harus dilakukan dan bagian mana yang dikembangkan,” kata Dovizioso seperti diberitakan Autosport, Selasa (2/1/2018).

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (tengah), dibuntuti oleh pebalap Ducati, Andrea Dovizioso (kiri) dan pebalap Ducati Danilo Petrucci (kanan) dalam MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (15/10/2017).TOSHIFUMI KITAMURA/AFP Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (tengah), dibuntuti oleh pebalap Ducati, Andrea Dovizioso (kiri) dan pebalap Ducati Danilo Petrucci (kanan) dalam MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (15/10/2017).

Pria asal Italia itu juga meyakini kompetitor bakal melihat Ducati berbeda setelah musim lalu. Sepanjang 2017, Dovizioso memenangi enam seri dan memaksa Marquez menunggu mendapat gelar sampai seri terakhir di Valencia.

“Berada di pertarungan sampai akhir itu sangat menyenangkan. Kami berhasil kompetitif sepanjang musim dan kami sanggup membuat khawatir Marquez, pebalap yang membuat perbedaan. Kami mendapat banyak kepuasan, tapi mungkin balapan terbaik ada di Silverstone, karena kami bukan yang tercepat tapi kami melakukan semuanya dengan sempurna,” ucap Dovizioso. 


EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X