Ancam Keluar, Formula 1 Tak Bisa Hidup Tanpa Ferrari?

Kompas.com - 06/01/2018, 08:42 WIB
Pebalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, keluar dari kokpit mobilnya sebelum menjalani start balapan GP Jepang di Sirkuit Suzuka, 8 Oktober 2017. KAZUHIRO NOGI/AFPPebalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, keluar dari kokpit mobilnya sebelum menjalani start balapan GP Jepang di Sirkuit Suzuka, 8 Oktober 2017.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Mantan orang nomor satu Formula 1 Bernie Ecclestone, akhirnya ikut angkat bicara soal Ferrari yang akan keluar dari ajang balap jet darat. Tak sekali memang merek berlambang kuda jingkrak tersebut mengancam akan keluar.

Ecclestone yakin, kalau Ferrari tak sekedar menggertak untuk keluar dari Formula 1, dan sarannya pihak F1 harus menganggapinya dengan serius. Pasalnya kalau itu benar terjadi, F1 mungkin tidak dapat bertahan tanpa tim paling ikonik di grid.

CEO Ferrari dan Chairman Sergio Marchionne beberapa kali mengungkapkan keinginan tersebut dan terakhir pada penghujung 2017, sebagai tanggapan atas rencana Liberty Media pemilik baru F1, yang menawarkan aturan mesin baru yang diusulkan untuk musim 2021.

Ecclestone juga mengatakan, dirinya khawatir Ferrari bisa bertahan di luar balapan grand prix, sementara Formula 1 mungkin tidak dapat bertahan tanpa merek Ferrari. Mantan CEO F1 itu juga menyebut kalau Marchionne merupakan sosok yang berbeda dengan CEO Ferrari sebelumnya.

Baca juga : Ferrari Tidak Main-main, Ancam Keluar dari Formula 1

Pebalap Ferrari asal Jerman Sebastian Vettel melaju dalam sesi latihan ketiga Formula One Grand Prix di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (30/9/2017). Kemarin, pebalap Ferrari menjadi yang tercepat dalam sesi latihan kedua, meskipun terjadi insiden kecelakaan pebalap tim Haas Romain Grosjean yang menyebabkan sesi latihan tidak bisa dilanjutkan lagi meski masih tersisa 15 menit. ROSLAN RAHMAN Pebalap Ferrari asal Jerman Sebastian Vettel melaju dalam sesi latihan ketiga Formula One Grand Prix di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (30/9/2017). Kemarin, pebalap Ferrari menjadi yang tercepat dalam sesi latihan kedua, meskipun terjadi insiden kecelakaan pebalap tim Haas Romain Grosjean yang menyebabkan sesi latihan tidak bisa dilanjutkan lagi meski masih tersisa 15 menit.

“Jika itu adalah Luca di Montezemolo mantan Chairman Ferrari, mungkin Anda tidak perlu menganggapnya serius, karena Motorsport adalah kehidupan Luca. Namun Sergio bisa hidup tanpa Formula 1. Dia hanya tertarik dengan bisnis, yang paling penting baginya adalah dia bisa memberi para pemegang saham hasil bisnis yang bagus,” ucap Ecclestone.

"Jika Marchionne tidak menyukai jalur Formula 1, maka dia akan berhenti. Saya khawatir Ferrari bisa hidup tanpa Formula 1, bukan sebaliknya,” kata Ecclestone.

Ferrari saat ini masih terikat kontrak untuk ikut berkompetisi di F1 sampai 2020 di bawah Concorde Agreement, di mana keuntungan komersial yang didapatkan dari situ diduga akan ditinjau ulang oleh Liberty Media.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.