"Wholesales" Etios dan Sienta Melorot, Toyota Sebut Wajar

Kompas.com - 21/12/2017, 08:42 WIB
Toyota Sienta Beyond 1.0 garapan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA). Setyo Adi/Otomania.comToyota Sienta Beyond 1.0 garapan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA).
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), November 2017, mengungkap wholesales Toyota Etios dan Sienta menurun jauh dibanding tahun lalu dan bulan-bulan sebelumnya.

Etios sendiri pada 2017 pasokannya di November hanya dua unit. Membandingkan dengan bulan sebelumnya pada Oktober 2017 penurunannya sampai 96,08 persen. Sementara jika mengomparasi dengan pencapaian tahun lalu di bulan yang sama terperosok 99,05 persen.

Kemudian Sienta sebesar 25 unit atau turun 98,99 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Sementara bulan ke-10 Sienta dipasok sebanyak 1.485 unit.

Fransiscus Soerjopranoto, Excecutive General Manager Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, kalau di akhir-akhir tahun hal tersebut biasa. Mereka mengaku melakukan penyesuaian pasokan dan permintaan di penghujung tahun.

Baca juga : “Wholesales” Toyota Sienta Anjlok di November

Wholesales Sienta Januari-November 2017 (dioleh dari dara Gaikindo).Ghulam/KompasOtomotif Wholesales Sienta Januari-November 2017 (dioleh dari dara Gaikindo).

“Wajar saja, kan akhir tahun. Sienta dan Eetios, penyesuaian kondisi demand dan supply menjelang akhir tahun 2017,” ujar Soerjo kepada KompasOtomotif, Rabu (20/12/2017).

Soerjo menambahkan, kalau penyesuaian itu juga dilakukan oleh merek lainnya, tak hanya Toyota. “Hal yang biasa dilakukan dalam industri otomotif, bukan hanya oleh Toyota. Tidak ada kaitannya dengan produk baru atau discontinue,” kata Soerjo.

Coba interpretasi secara bebas data wholesales yang berarti pasokan dari pabrik ke diler, hanya dua kemungkinannya ketika pasokan hanya sedikit. Pertama, stok model yang ada di diler masih menumpuk terutama dengan vehicle identification number (VIN) 2016, sehingga tak mau ambil risiko untuk menambahkan lagi sementara permintaan turun.

Baca juga : November 2017, Etios Hanya Terjual Dua Unit!

Wholesales Etios Januari-November 2017 (diolah dari data Gaikindo).Ghulam/KompasOtomotif Wholesales Etios Januari-November 2017 (diolah dari data Gaikindo).

Bisa jadi konsumen yang akan diuntungkan, di mana diler biasanya mengumbar diskon besar untuk model yang stoknya tidak sehat. Jadi bagi masyarakat yang ingin beli mobil saat ini, jangan takut untuk meminta diskon atau bonus-bonus aksesori lainnya.

Kemungkinan kedua, ada upaya untuk membersihkan stok di diler sebelum kedatangan yang baru. Sehingga ketika model baru datang, diler tak lagi ada hutang dan tanggung jawab menghabiskan stok lama.

Namun memang, rencana dan strategi tiap Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia hanya mereka yang mengetahuinya. Tahun 2017 sudah akan berakhir dan bersiap untuk menyaksikan perang antar merek mobil di 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X