BMW Indonesia Pelopori Transfer Teknologi “Charging Station”

Kompas.com - 15/12/2017, 11:22 WIB
Perangkat pengecasan canggih dari BMW, i Wallbox Plus, yang ada di diler BMW i di Tangerang Selatan. Febri Ardani/KompasOtomotifPerangkat pengecasan canggih dari BMW, i Wallbox Plus, yang ada di diler BMW i di Tangerang Selatan.
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Pemerintah terus menggenjot pemanfaatan tenaga listrik untuk transportasi. Mulai dari regulasi, produknya maupun melalui menyediakan infrastruktur stasiun pengisian listrik umum ( SPLU).

Jika Mitsubishi menyerahkan model kendaraan listriknya ke Kementerian Perindustrian untuk dipelajari, BMW Indonesia lebih memilih PLN sebagai media untuk alih teknologi soal stasiun pengisiannya, dengan memberikan satu unit BMW i Wallbox.

Alat tersebut mudah dioperasikan menggunakan kartu RFID (Radio Frequency Identification) dan dapat berkomunikasi dengan kendaraan listrik, untuk menyalurkan tenaga sebesar 7,4kW dengan instalasi listrik 1 phase, smapai 22kW dengan instalasi listrik 3 phase.

 “Kami senang sekali BMW mempelopori proyek ini ke kami, BMW jadi inisiator. Belum ada merek lain baru BMW, kemungkinan dalam waktu dekat ada produsen lain. Kami lagi mendekati beberapa yang lain, yang punya mobil listrik,” ujar Ikhsan Asaad, General Manager PLN Disjaya, Kamis (14/12/2017).

Baca juga : Kembangkan SPLU, PLN Gandeng BMW Indonesia

Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Karin Lim (kiri) dan General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad (tengah) foto bersama saat acara kick off pengembangan charging stasion SPLU di Kantor PLN Disjaya, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017). PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menargetkan 1000 SPLU (Stasiun penyedia listrik umum) untuk mempemudah kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum.KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Karin Lim (kiri) dan General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad (tengah) foto bersama saat acara kick off pengembangan charging stasion SPLU di Kantor PLN Disjaya, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2017). PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menargetkan 1000 SPLU (Stasiun penyedia listrik umum) untuk mempemudah kebutuhan listrik masyarakat di tempat umum.

Dibawakan Ahli dari Jerman

Tak berhenti hanya menyerahkan satu unit charging station canggihnya, Jodie O’Tania, Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia mengatakan, mereka bakal memboyong tenaga ahlinya dari Jerman untuk berbagi ilmu soal SPLU ke PLN Disjaya.

“Jadi setelah hari ini akan ada workshop lagi bersama dengan rekan-rekan internal PLN dan kami hadirkan ahli dari BMW Jerman, yang menguasai teknologinya, maupun soal infrastrukur, serta berbagi pengalaman mengembangkan SPLU di banyak negara,” ujar Jodie.

“Kemudian kami juga akan memberikan masukan lewat ahli tersebut, terkait apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk bisa menghadirkan infrastruktur yang memadai bagi kendaraan listrik di Indonesia, itu yang akan kami share. Jadi pemberian BMW i Wallbox hanya permulaan saja,” tutur Jodie.

Jodie menambahkan kalau perangkat BMW i Wallbox bisa digunakan oleh PLN untuk keperluan apapun, bisa dibongkar dan dilihat teknologinya. “Jadi memang akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan PLN,” tutur Jodie.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X