Impresi Santai Duduk di Kawasaki W175 - Kompas.com

Impresi Santai Duduk di Kawasaki W175

Kompas.com - 15/12/2017, 08:42 WIB
Posisi riding santai Kawasaki W175.M Ghalib for KompasOtomotif Posisi riding santai Kawasaki W175.

Jakarta, KompasOtomotifKawasaki W175 tak cuma menjanjikan penampilan extra ordinary berkendara sehari-hari dengan wajah British Retro-nya, tapi juga kenyamanan berkendara. Ini KompasOtomotif buktikan sendiri dalam sesi tes singkat di Bogor, belum lama ini.

Buat yang postur tubuhnya tak terlalu tinggi, antara 160 cm hingga 170 cm misalnya, tak perlu khawatir dengan riding position. Sepeda motor ini menyediakan posisi duduk yang rendah, bahkan cenderung santai.

Tinggi joknya tercatat hanya 775 mm. Kaki KompasOtomotif yang bertinggi badan 172 cm dengan gampangnya menapak sempurna ke tanah. Jok yang tebal dan lebar pun mendukung kenyamanan posisi paha pengendara.

Baca Juga: Baca juga : Inden W175 Lampaui Ekspektasi, Kawasaki ?Senyum?

Itu pun masih ditambah dengan tangki berkapasitas 13,5 liter yang terlihat besar, tapi didesain ergonomis untuk penempatan kaki. Besar di depan, tapi mengcil saat sampai di ujung jok. Praktis tidak ada gangguan sama sekali pada posisi duduk ini.

Kenyamanan itu juga didapat boncenger, yang mendapatkan posisi duduk dan pijakan kaki tak terlalu jauh ke depan. Jok empuk, dijamin tak bikin capek untuk pengendaraan jarak menengah, atau jauh sekali pun.

Posisi duduk sangat nyaman, tapi setang yang sedikit rendah membuat bodi agak menunduk.M Ghalib for KompasOtomotif Posisi duduk sangat nyaman, tapi setang yang sedikit rendah membuat bodi agak menunduk.
Setang
Puas berlama-lama dengan posisi duduk, KompasOtomotif langsung merasakan posisi berkendara dengan menggamit setang. Lebar setang dalam spesifikasi tercatat 765 mm, agak lebar, tapi ini akan berakibat baik untuk pengendalian yang ringan.

Masalahnya, Kawasaki membuat posisi setang agak ke bawah, atau kurang tinggi. Bayangan KompasOtomotif sebelumnya, posisi duduk bakal tegak, tapi ternyata harus sedikit menunduk.

Baca Juga: Baca juga : Kawasaki W175, Buat yang Bosan V-Ixion dan CB150R

Kawasaki mengakui hal ini, dan klaim mereka, posisi ini masih bisa ditoleransi. Semua itu dikompensasi dengan kenyamanan duduk dan handling yang dijanjikan ringan. Apalagi, pijakan kaki diposisikan di depan jok jika ditarik garis vertikal, seperti duduk biasa.

Buat yang merasa kurang tinggi di bagian setang, solusinya gampang, tinggal beli setang aftermarket yang lebih tinggi, atau menambahkan raiser.

Coba digerakkan, setang punya radius putar yang memungkinkan kemudahan berbelok, terutama saat putar balik. KompasOtomotif akan menjabarkan lebih detail dalam artikel selanjutnya.


EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

News
Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Tips N Trik
Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

News
Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

News
Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

News
Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

News
Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

News
Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

News
Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Tips N Trik
Skutik Honda SH150i Menghilang

Skutik Honda SH150i Menghilang

News
Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

News
Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Feature
Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Sport
Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Sport
Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

News
Close Ads X