Jurus Anti-Kibul Pemilik Mobil dari Sopir - Kompas.com

Jurus Anti-Kibul Pemilik Mobil dari Sopir

Kompas.com - 14/12/2017, 17:43 WIB
Tampilan aplikasi My Pertamina pada ponsel pintar. Aplikasi ini dapat berfungsi memantau penggunaan kartu My Pertamina.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Tampilan aplikasi My Pertamina pada ponsel pintar. Aplikasi ini dapat berfungsi memantau penggunaan kartu My Pertamina.

Nusa Dua, KompasOtomotif - Pembelian bahan bakar Pertamina kini dapat dilakukan secara non tunai lewat penggunaan kartu " My Pertamina". Dengan dibantu aplikasi di ponsel, pengguna kartu dapat memantau transaksi terakhir saat dilakukannya pembelian bahan bakar.

Cara ini jadi solusi efektif mencegah praktik nakal yang biasa dilakukan sopir, ketika diminta pemilik mobil mengisi BBM. Pengalaman ini juga yang diceritakan Cokorda Adnyana, salah satu pengguna kartu My Pertamina.

Karena sibuk dengan rutinitas pekerjaan, Cokorda menggunakan jasa sopir pribadi yang juga bertanggung jawab dalam pengisian BBM kendaraan. Sebelum ada kartu My Pertamina, Cokorda mengaku kerap ragu apakah bahan bakar yang diisi sudah sesuai dengan jumlah uang yang diberikan ke sopir.

"Kalau dulu kan sopir tidak bisa dipantau. Jadi kita tidak tahu benar enggak dia ngisi bahan bakarnya sesuai dengan yang diberikan," kata Cokorda saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/12/2017).

Logo My Pertamina yang terpasang pada mobil-mobil anggota Mercedes Jip Indonesia saat turing Banyuwangi-Bali, 8-12 Desember 2017.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Logo My Pertamina yang terpasang pada mobil-mobil anggota Mercedes Jip Indonesia saat turing Banyuwangi-Bali, 8-12 Desember 2017.


Namun kini setelah ada My Pertamina, Cokorda bisa memantau langsung transaksi pembelian bahan bakar. Dengan hanya tinggal meminjamkan kartu berisi saldo ke sopir, Cokorda bisa langsung memantau transaksi dari aplikasi yang ada ponselnya.

"Tinggal kasih sopir kartunya, nanti  ada record semua dan bisa dipantau di app," ujar pria yang juga menjabat sebagai Presiden Mercedes Jip Indonesia ini.

EditorAgung Kurniawan
Komentar
Close Ads X