Guru Sekolah Rossi: Apakah Motor Bisa Memberimu Nafkah? - Kompas.com

Guru Sekolah Rossi: Apakah Motor Bisa Memberimu Nafkah?

Kompas.com - 14/12/2017, 15:42 WIB
Valentino Rossimotogp Valentino Rossi

Jakarta, KompasOtomotif - Valentino Rossi punya kenangan kurang bagus sewaktu kecil. Pria kelahiran Urbino, Italia 16 Februari 1979 itu merasa tidak percaya diri, dan sering mendapatkan cemooh dari teman, hingga guru di sekolahnya.

Mengutip "Buku Rossi Sang Legenda" yang ditulis Michel Turco, sejujurnya pebalap yang punya julukan "The Doctor" itu kurang begitu suka dengan dunia sekolah. Pelajaran yang dia benci, yaitu kesenian dan matematika.

"Saya tidak bersemangat sama sekali perihal sekolah. Banyak guru yang menghujani saya dengan ramalan buruk. Untungnya, semua itu tidak terjadi," ucap Rossi di buku itu.

Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, merayakan kemenangan pada balapan GP Belanda di Sirkuit Assen, Mingu (25/6/2017).VINCENT JANINK/ANP/AFP PHOTO Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, merayakan kemenangan pada balapan GP Belanda di Sirkuit Assen, Mingu (25/6/2017).

Salah satu cemoohan yang masih ingat sampai sekarang, kata Rossi yaitu tentang ungkapan guru meremahkan kemampuannya di dunia balap motor. "Apa kamu kira bahwa cerita bodohmu tentang motor akan memberimu nafkah," begitu kata guru Rossi.

Baca juga: Tahun Depan, Rossi Kembali Pakai Motor 2016

Pebalap yang kini bergabung di tim Movistar Yamaha itu, masih sering mengingat ucapan sang guru itu. Dia merasa beruntung bahwa semua ejekan guru tidak ada yang terkabul.

"Saya hanya tersenyum ketika teringat ungkapan-ungkapannya," ucap Rossi.

Bakat Turunan dari Ayah

Keluarga Valentino RossiAditya Maulana - KompasOtomotif Keluarga Valentino Rossi

Bakat pebalap motor yang kini sudah membukukan sembilan gelar juara dunia itu ternyata  keturunan dari sang ayah bernama Graziano Rossi. Dia sempat terkenal pada akhir 1970-an, bahkan bisa sukses lagi apabila tidak tertimpa serangkaian kecelakaan dan cedera.

Bukan hanya itu, ayahnya juga telah mewarisi keeksentrikan serta kepribadian yang tegar kepada Rossi.

Berawal dari kondisi itu, Rossi ingin membuktikan bahwa dia punya bakat yang luar biasa pada dunia balap motor. Singkat cerita, pada 18 Agustus 1996 di Sirkuit Brno, dia merhasil meraih kemenangan pertama pada kejuaraan dunia.

Ketika itu, dia masih berumur 17 tahun dan mengemudikan motor Aprilia 125 RSR. Dia berhasil unggul dari pebalap lain seperti Jorge Martinez, Emilio Alzamora, Lucio Cecchinello, Garry McCoy, Masaki Tokudome dan Noboru Ueda.


EditorAzwar Ferdian
Komentar

Terkini Lainnya

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

Jadwal Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap di Jakarta

News
Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Siasati Rasa Lelah saat Terjebak Macet

Tips N Trik
Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

Jika Pajak Sedan Turun, Mercy Belum Pasti Turun Harga

News
Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

Dimana Tempat Tes Psikologi untuk Pemohon SIM?

News
Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

Mercy Mau Langsung Rakit Mobil Listrik

News
Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

Balik dari Kampung Halaman Jangan Tunggu 23 dan 24 Juni

News
Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

Hari Pertama Simulasi Uji Psikologi SIM

News
Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

Mercedes Pastikan Ikut GIIAS 2018

News
Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Cek Tutup Radiator Sepeda Motor

Tips N Trik
Skutik Honda SH150i Menghilang

Skutik Honda SH150i Menghilang

News
Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

Ingat, Ganjil-Genap Jakarta Sudah Berlaku Lagi

News
Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Biaya Mudik Jakarta-Surabaya PP Pakai Datsun Cross

Feature
Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Lorenzo Tanpa Beban Kejar Marquez

Sport
Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Komentar Rossi buat Sang Murid, Galang Hendra

Sport
Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

Ganjil-Genap saat Asian Games Dibuat 15 Jam Sehari

News
Close Ads X