Gagal di 2017, Ini Celoteh Vinales untuk 2018

Kompas.com - 12/12/2017, 07:43 WIB
Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales saat menjalani tes pramusim MotoGp 2018 di Sirkuit RIcardo Tormo, Valencia, Selasa (14/11/2017) Crash.netPebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales saat menjalani tes pramusim MotoGp 2018 di Sirkuit RIcardo Tormo, Valencia, Selasa (14/11/2017)
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Memulai musim 2017 dengan penampilan gemilang dengan tiga kemenangan di lima seri pembuka,  pebalap baru Yamaha Maverick Vinales tak sanggup mempertahankan performanya hingga akhir musim.

Dari hitung-hitungan poin akhir, pemuda asal Spanyol tersebut harus puas berada di posisi ketiga pebalap terbaik dunia, di belakang Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. Ini membuat Vinales terdorong untuk memperbaiki kesalahan dan tampil gemilang di 2018.

Merefleksikan musim 2017, Vinales mengakui kalau dirinya harus menanggung beberapa kesalahan karena ada yang tidak beres. Selain soal sepeda motor, Vinales menyebut dirinya terlalu mendengarkan orang lain dibanding dirinya sendiri atau tim.

“Kami semua harus disalahkan. Saya seharusnya lebih ketat dan tegas lagi meminta sesuatu kepada tim (soal pengembangan sepeda motor) dan bergantung pada perasaan saya, bukan perasaan orang lain,” ujar Vinales mengutip Motorsport.com, Senin (11/12/2017).

Baca juga : Vinales Belum Mau Menyerah

Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, berada di area paddock menjelang sesi latihan bebas di Sirkuit Misano, San Marino, Sabtu (9/9/2017).AFP/ANDREAS SOLARO Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, berada di area paddock menjelang sesi latihan bebas di Sirkuit Misano, San Marino, Sabtu (9/9/2017).

"Bukannya mereka (tim) tidak mendengarkan saya, tapi kami belum berhenti menguji sesuatu dan kami kebingungan saat itu. Mungkin salah satu kesalahan saya tidak melanjutkan sasis yang lama," ucap Vinales.

Terlepas dari hasil musim 2017, Vinales menggarisbawahi fakta kalau dirinya masih memiliki kepercayaan pada kru, yang dipimpin oleh mantan kepala mekanik Jorge Lorenzo, Ramon Forcada.

"Saya benar-benar mempercayai orang-orang yang ada di sekitar saya. Saya memiliki sedikit kesabaran. Saya selalu berusaha tampil di depan, dalam segala situasi dan dalam setiap sesi latihan. Tentu saja jika kami tidak memulai musim ini dengan baik, tidak mungkin saya finish diurutan ketiga," ujar Vinales.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X