Kompas.com - 05/12/2017, 16:42 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Sebuah aplikasi yang diberi nama "Juru Parkir" diperkenalkan di Jakarta, Selasa (5/12/2017).  Aplikasi ini diperuntukkan bagi pengelola parkir yang ingin meningkatkan layanan parkir lebih mudah dan transparan. 

Juru Parkir merupakan platform rekam data transaksi parkir berbasis aplikasi mobile yang diintegrasikan dengan cloud server untuk menghasilkan laporan realtime.

Aplikasi ini dikembangkan PT Teknologi Kode Indonesia (TKI). Menurut pengembangnya, Juru Parkir akan jadi solusi bahwa teknologi bisa diterapkan tanpa harus meminggirkan keberadaan petugas parkir.

Dengan cara ini, petugas parkir bisa terus diberdayakan. Namun kebocoran parkir bisa ditekan sehingga potensi pendapatan daerah bisa ditingkatkan.

"Aplikasi Juru Parkir merupakan solusi untuk permasalahan yang mengakar terkait retribusi parkir. Pemerintah juga bisa memantau pendapatan parkir secara realtime tanpa harus menunggu laporan dari petugas parkir," ucap CEO TKI Abid Muhammad.

Baca juga : Karena Jarang Dipakai Warga, Parkir Meter di Bekasi Diganti Jukir.co

Sistem yang disiapkan mampu memfasilitasi pembayaran nontunai lewat kartu uang elektronik. Sistem ini tentunya juga bisa mencetak struk untuk konsumen sebagai bukti adanya transaksi parkir.

(Dari kiri kenan) - Direktur PT Vertikal Akses Asia Bussines Development Arie Legowo, pengamat perparkiran internasional Alain Taher, dan CEO Juru PT Teknologi Kode Indonesia Abid Muhammad saat acara pengenalan aplikasi Juru Parkir, di Jakarta, Selasa (5/12/017). Juru parkir adalah aplikasi khusus bagi petugas parkir untuk menarik pembayaran parkir tepi jalan secara non tunai.KompasOtomotif/Alsadad Rudi (Dari kiri kenan) - Direktur PT Vertikal Akses Asia Bussines Development Arie Legowo, pengamat perparkiran internasional Alain Taher, dan CEO Juru PT Teknologi Kode Indonesia Abid Muhammad saat acara pengenalan aplikasi Juru Parkir, di Jakarta, Selasa (5/12/017). Juru parkir adalah aplikasi khusus bagi petugas parkir untuk menarik pembayaran parkir tepi jalan secara non tunai.

Abid mengatakan, dengan penerapan sistem parkir dengan aplikasi Juru Parkir, diharapkan pendapatan parkir yang diterima bisa meningkat.

"Dulu pendapatannya kecil karena pengawasannya masih konvensional. Sehingga sangat sulit untuk mendapatkan laporan transaksi yang transparan dan rawan penyelewengan petugas di lapangan," ujar Abid.

Catatan Redaksi: Artikel ini telah mengalami penyuntingan pada Rabu (20/12/2017) berdasarkan masukan dan koreksi yang diterima redaksi. Koreksi untuk menghindari salah paham terkait fungsi aplikasi dan juga koreksi terkait angka kenaikan pendapatan parkir. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.