Gatel Sadarkan Pengendara yang Melawan Arah

Kompas.com - 01/12/2017, 08:42 WIB
Pengendara motor melintas melawan arah. Fachri FachrudinPengendara motor melintas melawan arah.
|
EditorAgung Kurniawan

 Jakarta, KompasOtomotif - Peraturan lalu lintas kerap diabaikan para pengendara motor. Salah satu aturan yang sering diabaikan adalah berjalan melawan arah dari arus lalu lintas yang berlaku. Seperti yang terjadi di Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan atau tepatnya di depan Kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Ketika Gerakan Tertib Berlalu Lintas ( GATEL) yang dimotori Otomania.com dan bekerja sama dengan NTMC Polri serta Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) digelar di lokasi tersebut pada Kamis (30/11/2017), sejumlah pengendara motor tampak asyik melintas melawan arah.

Pada kegiatan kali ini, Gatel juga dibantu oleh Polsek Kebayoran Lama dan Anggota Satpol PP Kecamatan Kebayoran Lama. Sejumlah pengendara yang terciduk diberikan pemahaman mengenai bahaya melintas jalan dengan cara melawan arus.

Baca juga : Gatel Beraksi Lagi, Pengendara Lawan Arus Jadi Target

Mereka mengaku sengaja melawan arus, meskipun sadar bahwa hal tersebut merupakan perilaku yang salah dan berbahaya. "Sering lewat sini, dan tahu kalau melanggar karena lebih cepat, kalau ikut arus, putarannya jauh," kata Deni di lokasi.

Sejumlah pengendara yang terciduk diberikan pemahaman terkait bahayanya melintas melawan arah.Fachri Fachrudin Sejumlah pengendara yang terciduk diberikan pemahaman terkait bahayanya melintas melawan arah.
Alasan serupa diungkapkan oleh Rudi, salah satu pengemudi ojek online. "Kalau ikut arah, macet, muternya jauh, jadi mending potong jalur lawan arah," kata Rudi.

Ketika disinggung soal risiko kecelakaan, beberapa pengendara mengaku khawatir. Namun sejumlah pengendara lain merasa tidak terlalu khwatir. "Kan jalanya pelan-pelan," ujar salah satu pengendara.

Aiptu Syarif Hidayat, Anggota Polsek Kebayoran Lama yang membantu kegiatan kali ini mengatakan, penertiban juga sering dilakukan. Namun, biasanya mereka langsung berputar arah jika mengetahui sedang ada operasi lalu lintas. "Setelah penertiban selesai, kembali banyak lagi pengendara lewat lawan arah," kata Syarif.

Baca juga : Kampanye Gatel Ajak Pengendara Sadar Penggunaan Trotoar

Petugas kepoliian dari NTMC Polri memberikan penyuluhan tentang tertib berkendara bersama kampanya Gerakan Tertib Lalu Lintas (Gatel) Otomania.comOtomania Petugas kepoliian dari NTMC Polri memberikan penyuluhan tentang tertib berkendara bersama kampanya Gerakan Tertib Lalu Lintas (Gatel) Otomania.com

Menurut Syarif cukup sulit memberikan kesadaran kepada mereka agar tidak lagi berkendara melawan arus. Mereka akan terus mengulangi perbuatan itu. "Kadang gemes juga kalau lihat tindakan pengendara seperti itu,".

Di sisi lain, lanjut Syarif, jika melihat kondisi jalan tersebut, area untuk kendaraan berputar arah memang cukup jauh, yakni hingga ke depan Masjid Raya Pondok Indah.

Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali, mengaku sudah menyampaikan usul ke dinas perhubungan dan kepolisian agar pada waktu tertentu diberlakukan dua arah. Misalnya pada sore hari ketika masyarakat  pulang kerja. Namun usulan tersebut belum mendapatkan respons. "Pinginnya sih pada jam-jam tertentu diberlakukan dua arah," kata Sayid.

Baca juga : Pengendara ?Zaman Now? Bukan Takut Kecelakaan

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X