Mal, Toko, dan Restoran Bisa Pesan SPLU ke PLN

Kompas.com - 01/12/2017, 08:02 WIB
stasiun pengisian listrik umum (SPLU) milik PLN Istimewastasiun pengisian listrik umum (SPLU) milik PLN
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Stasiun Penyedia Listrik Umum ( SPLU) di DKI Jakarta, jumlahnya sudah 700, dan segera ditingkatkan ke 1.000 sampai akhir 2017. Secara garis besar, yang tersedia sekarang ini lebih banyak di ruang publik ketimbang pusat perbelanjaan atau kantor.

Pengadaan 300 SPLU sampai akhir tahun ini, termasuk ke kantor, restoran, hingga mal. Bahkan, tempat lain seperti fasilitas umum (fasum), kata Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Distribusi Jakarta Raya Leo Basuki, bisa mengajukan permintaan.

"Asalkan serius mendukung program pemerintah soal kendaraan listrik, nanti kita akan pasangkan. Buat kantor, sekolah atau lainnya juga bisa," kata Leo kepada KompasOtomotif belum lama ini.

Lantas apa saja syarat yang harus dipenuhi pemohon? Lanjut Leo, tidak ada, hanya datang langsung ke PLN Disjaya, setelah itu diproses seperti survei lokasi, dan lain sebagainya.

Baca juga: Mencari SPLU di Jakarta, Mudah Pakai Google Maps

"Kurang lebih lima hari kerja kalau memang memenuhi akan kita pasangkan SPLU itu. Gratis, asalkan yang saya bilang tadi, serius," kata dia.

Investasi

PLN Disjaya, lanjut Leo setiap SPLU mengeluarkan Rp 5 juta untuk tipe hook atau di tiang milik PLN, sementara standing alias menjadi satu bangunan menghabiskan dana Rp 14 juta.

Stasiun penyedia listrik umum (SPLU) milik PLNIstimewa Stasiun penyedia listrik umum (SPLU) milik PLN

"Tergantung mau yang mana. Tadinya investasi satu SPLU yang di tiang Rp 7 juta, tetapi kami dapat vendor yang lebih murah lagi jadi sekarang Rp 5 juta per SPLU-nya," kata Leo.

SPLU tipe hook memiliki daya 2 kWh Meter dan setiap meter memiliki daya 5.500 VA sedangkan SPLU tipe standing terdiri dari 4 kWh Meter.

Daya per kWh Meter itu diklaim bisa ditingkatkan menjadi 11.000 VA. Kapasitas itu, sangat memungkinkan untuk SPLU menyuplai listrik sebagai charging kendaraan listrik yang memiliki daya bervariasi antara kisaran 500–2.500 Watt.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X