Kompas.com - 28/11/2017, 08:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Genjot pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian membahas soal insentif vokasi 200 persen, bagi industri dalam negeri yang link and match dengan dunia pendidikan.

Sebelumnya, Kemenperin sudah menerbitkan Permenperin Nomor 3 tahun 2017, tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri. Namun memang, kala itu mereka belum menginformasikan soal besaran insentifnya.

Pada pasal 11 tertulis, bagi perusahaan kawasan industri yang melakukan pembinaan dan pengembangan SMK, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Perindustrian ini, dapat diberikan insentif.

“Seperti saya katakan kalau vokasi ini menghadapi kendala dan keterbatasan ketika menggunakan APBN, maka kami akan menyalin kebijakan yang sudah berjalan di Thailand saja,” ujar Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, Senin (27/11/2017).

Vokasi AHM sudah masuk di ranah SUmatera Utara.AHM Vokasi AHM sudah masuk di ranah SUmatera Utara.

Vokasi : Pemerintah Siapkan Insentif Vokasi Buat Industri

Airlangga menyebutkan kalau Thailand mengetahui kalau Indonesia sedang menggenjot vokasi, sehingga mereka ikut melakukannya. Namun, Airlangga mengakui kalau Thailand berjalan lebih cepat dan agresif dengan gelontorkan tax allowance sampai 200 persen.

“Nanti di sini akan berlaku untuk semua industri termasuk otomotif. Thailand memang lebih agresif dengan memberikan allowance sampai 200 persen,” ujar Airlangga.

“Jadi kalau ada perusahaan investasi vokasi Rp 500 juta, maka fasilitas yang diberikan adalah Rp 1 miliar. Kemudian nilai Rp 1 miliar itu ini akan menjadi pemotong pajaknya, ini yang sedang kami bahas juga,” ujar Airlangga. Dirinya menyebut kalau aturan ini bisa rampung dan meluncur pada kuartal pertama 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.