Kompas.com - 19/11/2017, 09:02 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto terjadi belum lama ini. Saat tengah menempuh sebuah perjalanan melintasi kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan pada Kamis (16/11/2017) malam, mobil yang ditumpangi Novanto menabrak tiang listrik. Akibat peristiwa ini, Novanto dilaporkan mengalami cedera sampai harus dirawat di rumah sakit.

Saat kecelakaan, ada tiga orang dalam mobil Totota Fortuner tersebut, yakni Novanto di kursi baris tengah bagian kiri dan dua orang lainnya yang duduk di kursi baris depan, termasuk sopir. Novanto menjadi satu-satunya penumpang yang mengalami cedera.

Melihat fakta tersebut, dugaan sementara Novanto tidak menggunakan sabuk pengaman. Jika kondisi ini benar terjadi, besar kemungkinan Novanto terhempas terkena headrest dari jok depan saat terjadinya benturan.

Baca juga : Analisis Pegiat Safety Driving soal Kecelakaan Fortuner yang Membawa Setya Novanto

"Karena (penumpang) di depan kemungkinan menggunakan sabuk keselamatan, mungkin punya daya tarik untuk mengikat. Pengendara dan penumpang tidak akan mungkin loncat ke depan. Tinggal nanti di belakang (Novanto) ini apakah menggunakan sabuk pengaman
atau tidak, tinggal kita pastikan," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Kingkin W, Jumat (17/11/2017).

Mobil Toyota Fortuner yang tabrakn saat membawa Setya Novanto.stanly Mobil Toyota Fortuner yang tabrakn saat membawa Setya Novanto.

Terlepas dari berbagai kontroversi yang mencuat dari kecelakaan ini, penggunaan sabuk pengamanan, baik oleh pengemudi dan penumpang merupakan sesuatu yang wajib dilakukan. Karena fitur yang satu ini memang dipasang sebagai bagian dari alat keselamatan guna melindungi orang yang ada di dalam mobil.

Sangat berartinya sabuk pengamanan sudah dirasakan langsung oleh seorang pesepakbola dunia, Sergio "Kun" Aguero. Pada September 2017, penyerang asal Argentina ini terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Amsterdam, Belanda.

Baca juga : Sabuk Pengaman Bikin Aguero Terhindar dari Cedera Parah

Kecelakaan yang melibatkan Aguero ini sangat persis dengan yang dialami Novanto. Mobil taksi yang ditumpangi Aguero menabrak tiang lampu di pinggir jalan.

"Taksi yang saya tumpangi salah belok dan menabrak tiang. Terjadi benturan keras tetapi sabuk pengaman membuat saya terhindar dari kemungkinan lebih buruk," kata Aguero sehari setelah kejadian.

Taksi yang ditumpangi Sergio Aguero mengalami kecelakaan saat menuju bandara di Amsterdam, Kamis (28/9/2017) malam WIB.ESPN Taksi yang ditumpangi Sergio Aguero mengalami kecelakaan saat menuju bandara di Amsterdam, Kamis (28/9/2017) malam WIB.

UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya sudah mengatur mengenai penggunaan sabuk pengaman. Pada Pasal 289 bahkan menyebutkan pengemudi atau penumpang yang tidak menggunakan sabuk pengaman bisa dikenakan sanksi yang sama. Sanksi tersebut yakni kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.