Kedatangan Elon Musk, Dorong Turki Bikin Mobil Listrik

Kompas.com - 15/11/2017, 09:02 WIB
Turki membeli lisensi teknologi Saab 9-3 dari NEVS pada tahun 2015. Prototipe di atas menggunakan bodi BLS Cadillac. AutonewsTurki membeli lisensi teknologi Saab 9-3 dari NEVS pada tahun 2015. Prototipe di atas menggunakan bodi BLS Cadillac.
|
EditorAgung Kurniawan

Ankara, KompasOtomotif – Baru-baru ini Elon Musk pemilik pabrikan mobil listrik Tesla, mengunjungi Turki dan bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Keduanya kemudian disebut terlibat diskusi mobil listrik nasional negara tersebut.

Kedatangan Musk juga semakin merangsang Turki, yang ingin mengembangkan mobil listrik sendiri. Sebelumnya pada dua tahun lalu, Turki sudah membeli lisensi teknologi Saab 9-3 dari National Electric Vehicle Sweden (NEVS), seperti dilansir Autonews, Selasa (14/11/2017).

Proyek ini masih berjalan, di mana perkembangan barunya terdapat lima pemasok utama dan perusahaan teknologi terbesar Turki baru saja menandatangani kontrak, untuk ikut menyokong produksi mobil nasional, yang masih belum ada disebutkan namanya.

Pihak Kementerian Ilmu Pengetahuan, Industri dan Teknologi Turki, mengatakan, model pertama akan menjadi mobil listrik dengan mesin bensin kecil sebagai range extender. Kemungkinan dengan baterai 15 kWh dan jarak murni listrik sampai 100 km (60 mil ) atau sebelum range extender digunakan.

Baca juga : Turki Bakal Jadi Poros Otomotif Global

Elon Musk dan Recep Tayyip Erdogan.dailysabah.com Elon Musk dan Recep Tayyip Erdogan.

"Raksasa mobil global saat ini sedang berlomba satu sama lain dalam hal teknologi mobil generasi baru. Jadi sekarang adalah waktu yang tepat untuk mobil nasional Turki. Kami akan bekerja sangat keras selama tiga atau empat bulan, untuk menganalisis alternatif teknologi dan pilihan pendanaan," ujar Rifat Hisarciklioglu, Chairman Union of Chambers and Commodity Exchanges, sebuah organisasi yang terlibat dalam proyek ini.

Dukungan juga diberikan oleh pemasok lokal Turki seperti Anadolu Group, K?raca Holding, BMC, Turkcell dan Zorlu Holding. Beberapa dari mereka sudah terlibat dalam produksi mobil merek-merek mobil yang sudah eksis. Konsorsium perusahaan mengharapkan, produk prototipe sudah ada pada 2019 dan produksi bisa dimulai di 2021.

Sebenarnya, gagasan tentang mobil nasional Turki telah ada selama beberapa waktu, terutama setelah manufaktur mobil mulai melonjak di Turki setelah tahun 2000. Namun, dorongannya hanya sampai pada pembelian teknologi Saab 9-3 di 2015.

Kemudian kali ini, setelah Musk datang, nampaknya semangat kembali bergairah di Turki dan proyek mobil listrik nasional digenjot kembali. Menarik untuk ditunggu kisah selanjutnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X