Sepak Terjang Bibit Pebalap Honda Indonesia di Thailand

Kompas.com - 06/11/2017, 17:05 WIB
Adenanta ketika berada di podium tertinggi ajang TTC Thailand 2017.Istimewa Adenanta ketika berada di podium tertinggi ajang TTC Thailand 2017.

Bangkok, KompasOtomotif – Berlaga di ajang Thailand Talent Cup (TTC) pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji berhasil memberikan hasil positif. Ini jadi kabar baik bagi Honda Indonesia, di mana bibit mudanya mulai menunjukkan potensi dan prestasi.

Adenanta dan Mario masing-masing meraih podium pertama dan keenam, pada pada balap pertama (3/11/217), yang kemudian finish keempat dan ke delapan pada sesi balapa kedua di hari berikutnya. Ini merupakan ajang international pertama yag diikuti kedua pebalap AHM tersebut.

Di dalam trek, keduanya memberikan perlawanan sengit terhadap pebalap tuan rumah pada dua sesi balapan. Pada balapan pertama, Adenanta finish di posisi pertama dengan waktu 18 menint 25,498 detik, dan Mario di posisi keenam dengan waktu 18 menit 25,994 detik. Ini merupakan podium pertama kedua yang dipersembahkan Adenanta di TTC 2017.

Pada balapan kedua, pertarungan terjadi lebih sengit dibanding sebelumnya. Adenanta pun sempat bersenggolan dengan pebalap lain yang mengakibatkan dirinya keluar lintasan.

Dua pebalap muda Honda Indonesia.Istimewa Dua pebalap muda Honda Indonesia.

Baca juga : Penabrak Dimas Ekky “Diserang” Diserang Warganet Indonesia

Adenanta mengatakan, punya modal hasil bagus di balap pertama, dirinya mengaku optimis di sesi kedua ini. Bahkan di awal start berhasil berada di urutan keempat. Namun, Adenanta membut kesalahan di R1 yang mengakibatkan pebalap lain berkesempatan menyalip.

“Pada lap terakhir saat saya ada di posisi keempat, saya juga sempat senggolan dengan pebalap tuan rumah di R8, yang mengakibatkan saya keluar lintasan dan kehilangan posisi saya. Posisi delapan ini adalah hasil maksimal hari ini, meskipun saya yakin dapat melakukan lebih. Saya akan ambil pelajaran dari race ini, sebagai bahan evaluasi dan juga modal, untuk melakoni seri final di Desember,” ujar Adenanta dalam siaran resminya, Senin (6/11/2017).

Berbeda dengan Adenanta, Mario Suryo Aji berhasil memperbaiki performanya di balap kedua, dengan finish di posisi keempat. Padahal di awal-awal balap dirinya sempat tercecer dan kehilangan posisi bagus.

“Namun perlahan, saya mampu mengejar ketinggalan dan bisa kembali bertarung di lima besar. Pada tikungan terakhir saya mampu membaca peluang, dan mencuri dua posisi dari pebalap lain.  Saya berhasil finish di posisi empat,” ujar Mario.

General Manager Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor Agustinus Indraputra mengatakan, Adenanta dan Mario merupakan generasi baru pebalap berbakat Tanah Air, yang mendapat pendidikan di Astra Honda Racing School (AHRS). Dukungan terhadap kedua pebalap ini akan terus dilanjutkan, demi bisa mencetak prestasi balap membanggakan berikutnya.

Gelaran Thailand Talent Cup selanjutnya akan diadakan pada 1-3 Desember, bersamaan dengan gelaran balap tertinggi Asia, Asia Road Racing Championship 2017.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAzwar Ferdian
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X