Mobil-Motor Dilarang Masuk Jakarta saat Asian Games 2018

Kompas.com - 24/10/2017, 09:02 WIB
Konidisi lalu lintas macet disebabkan pembangunan flyover di simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahKonidisi lalu lintas macet disebabkan pembangunan flyover di simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017).
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Indonesia bersiap menjadi tuan rumah penyelengaraan Asian Games 2018. Berbagai persiapan dilakukan, termasuk untuk mencoba mengatur jumlah kendaraan selama penyelenggaraan pesta olahraga se-Asia itu berlangsung.

Pengaturan ini dilakukan untuk menjaga para atlet tampil maksimal. Apa kaitannya dengan jumlah kendaraan dengan prestasi para atlet?

"Kualitas udara itu penting karena pemecahan rekor tidak akan pernah terjadi bila kualitas udara buruk. Hanya di kondisi baik paru-paru akan bekerja maksimal. Jika udara kotor, atlet cepat lelah," ucap Dasrul Chaniago, Direktur Pengendalian Pencemaran Udara, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat ditemui beberapa waktu lalu.

Dasrul memberikan ide untuk menjaga jumlah kendaraan sebelum dan selama acara berlangsung. Ia mengungkapkan pelarangan mobil dan motor dari luar Jakarta masuk ke Ibukota. Jangka waktunya sebulan sebelum acara.

Baca : Motor Tua Tak Perlu Khawatir Jika Ikut Uji Emisi

"Ekstrem memang, tapi ini dilakukan Beijing saat jadi tuan rumah Olimpiade. Mereka juga menurunkan emisi pabrik batu bara dan membuat kualitas udara ketika itu lebih baik," ucap Dasrul.

Dasrul mengungkapkan, ide ini bisa dilakukan namun tidak dalam jangka waktu yang lama. Setelah acara tentu pelarangan tersebut dicabut.

Untuk jalan keluar yang lebih panjang, pilihan jatuh pada pembangunan angkutan massal. Ini tengah dikebut pengerjaannya oleh pemerintah daerah.

Selama ini penyumbang emisi diperkotaan 70 persennya berasal dari kendaraan bermotor. Motor meski kecil, namun konsumsi bahan bakarnya jauh lebih besar dari roda empat karena jumlahnya yang sangat banyak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X