Menanti Kehadiran Confero Transmisi Matik

Kompas.com - 23/10/2017, 10:02 WIB
Transmisi manual Wuling Confero. IstimewaTransmisi manual Wuling Confero.
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Pertama kali muncul, respon pasar otomotif dalam negeri cukup positif terhadap Wuling, dengan produk pertamanya Confero S. Model dengan basis platform Hongguang untuk pasar China ini sudah terjual 2.212 unit.

Cukup menarik, pasalnya merek baru ini hanya memiliki satu jenis model (tiga varian), bertransmisi manual. Bukan tidak mungkin, jika Confero punya tipe matik, penjualan akan semakin membengkak.

Terkait hal tersebut, Cindy Cai, Vice President of VSSM Wuling Motors mengakui, kalau permintaan tipe matik di Indonesia semakin meningkat. Namun, pihaknya masih meminta waktu, sampai akhinya model matik diperkenalkan.

“Kami sadar kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap mobil matik semakin meningkat. Kami sedang mempelajari juga ke depanya ada varian tersebut, hanya saja tidak secepat itu, alias butuh waktu,” ujar Cindy, Sabtu (21/10/2017).

Baca juga : Sensasi “Geber” Wuling Confero di Ubud

Wuling Confero S.Ghulam/KompasOtomotif Wuling Confero S.

Ketika ditnayakan butuh waktu berapa lama lagi, Cindy enggan menyebut secara detail. Intinya produk tersebut masih didesain, dan belum tahu sampai kapan bakal bisa diselesaikan, serta akhirnya dijual di pasaran dalam negeri.

“Jadi masih dalam rencana, dan produknya masih di desain, jadi belum tahu kapan peluncurannya,” ujar Cindy.

Memang, di negeri asalnya sendiri, Confero (Hongguang) tidak memiliki varian matik. Tentu saja, jika ingin menghadirkan versi transmisi otomatis, perlu pengembangan baru dan membutuhkan investasi.

Saat ini, pihak Wuling kemungkinan sedang hitung-hitungan, seberapa potensial pasar Indonesia, ketika mereka mengeluarkan dana untuk menghadirkan versi matik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X