Tilang CCTV Butuh "Hitam di Atas Putih"

Kompas.com - 22/10/2017, 14:27 WIB
Suasana ruang sistem kendali lalu lintas kendaraan atau area traffic control system di kantor Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Kamis (5/10/2017). Dengan sistem ini, petugas bisa memantau kondisi simpang-simpang di Kota Tangerang menggunakan kamera CCTV dan memberi imbauan memakai pengeras suara. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Suasana ruang sistem kendali lalu lintas kendaraan atau area traffic control system di kantor Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Kamis (5/10/2017). Dengan sistem ini, petugas bisa memantau kondisi simpang-simpang di Kota Tangerang menggunakan kamera CCTV dan memberi imbauan memakai pengeras suara.
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Proses tilang menggunakan bukti rekaman kamera masih butuh kajian lebih mendalam sekaligus payung hukumnya. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan saat ini pelaksanaannya sedang menunggu keputusan Pengadilan Tinggi.

“Kami baru proses ke sana, kemarin sudah mendatangi Pengadilan Tinggi. Walaupun kita sudah mendahuluinya di forum keselamatan jalan, mereka sudah setuju, tetapi mereka meminta hitam di atas putih supaya ada alat bukti,” jelas Halim, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Mekanisme di lapangan, jelas Halim, pengawasan pelanggaran lalu lintas menggunakan Closed Circuit Television (CCTV) yang dimiliki Dinas Perhubungan. CCTV itu dikatakan lebih canggih dari yang dipunyai kepolisian saat ini sebab punya fitur zoom dan lebih peka cahaya saat malam hari.

Baca: Rintangan Utama buat Tilang Pakai CCTV

Bukti berupa gambar rekaman atau foto bisa digunakan sebagai barang bukti di pengadilan untuk proses penilangan. Keputusan hukuman dilakukan oleh pengadilan.

“Tapi kami masih proses, kami juga butuh Electronic Registration and Identification (ERI). Data-data harus terintegrasi di seluruh Indonesia, jadi gampang kami melempar tilang tersebut, ucap Halim. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.