Wuling Rancang Diler Selevel Merek Jepang di Indonesia

Kompas.com - 13/10/2017, 11:02 WIB
Aktivitas bengkel resmi Wuling di Bali. Ghulam/KompasOtomotifAktivitas bengkel resmi Wuling di Bali.

Gianyar, KompasOtomotif – Berdarah China dan menjadi pemain baru di pasar otomotif dalam negeri, Wuling Motors terus kejar produsen Jepang yang sudah eksis lama, dan menguasai pasar otomotif Indonesia.

Selain produk, mereka juga punya strategi untuk mengembangkan diler dengan konsep pelayanan, setaraf merek-merek besar seperti, Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi dan Daihatsu. Ini jadi salah satu bukti keseriusan dan demi menarik kepercayaan konsumen.

“Memang strategi kami terkait diler, secara ambience dan lingkungannya ingin seperti suasana diler milik merek mapan atau keyplayer seperti sekarang ini. Lebih lagi kami punya biaya service lebih murah 20 persen dibanding kompetitor, tapi bukan berarti murahan,” ujar Taufik S. Arief, Aftersales Director Wuling Motors, Kamis (12/10/2017).

Baca juga : Jualan 2.000-an Unit, Wuling Indonesia Lumayan Puas

Taufik menambahkan, kalau langkahnya mengembangkan diler menjadi satu pilihan penting ketika ingin bermain di satu pasar. Pasalnya, dengan komitmen jangka panjang yang dipatok, upaya yang sungguh-sungguh harus dilakukan.

“Itu sebenarnya pilihan, kalau kami ingin masuk ke dalam satu market dengan serius, artinya kami tidak bisa setengah-setengah,” ucap Taufik.

“Apa yang kami lihat, ketika konsumen ingin servis mobil, mereka akan melakukan pengecekan, seperti fasilitasnya seperti apa, peralatannya ada dan lengkap atau tidak. Begitulah karakter orang-orangnya, dan itu menjadi sesuatu yang wajib kami penuhi,” tutur Taufik. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X