Kompas.com - 04/10/2017, 10:02 WIB
Pahami prosedur standar bersepeda motor di jalanan basah. Sepeda motor saat hujan Kompas/Iwan SetiawanPahami prosedur standar bersepeda motor di jalanan basah. Sepeda motor saat hujan
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif - Musim penghujan sudah mulai terjadi di sebagian besar kota di Indonesia. Bagi pengendara motor, musim penghujan bisa menjadi tantangan tersendiri untuk bepergian.

Salah satu yang ditemui adalah ketika hujan berubah menjadi sangat deras. Kesulitan bisa ditambah dengan angin yang bertiup kencang.

"Bagi pengendara motor, boleh saja berkendara saat hujan. Tapi jika hujan sudah berubah menjadi cukup deras, sebaiknya berhenti berkendara. Pengendara motor dapat terkena beragam bahaya di jalan raya atau biasa disebut multi-hazard," ucap Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Bahaya pertama yang dapat menerpa adalah jarak pandang yang berkurang. Derasnya debit air hujan mampu menghalangi jarak pandang ke jalan. Ini sangat berbahaya bagi pengendara maupun pengguna jalan lain.

Baca : Ingat Persiapan Sebelum Berkendara di Musim Hujan

Bahaya kedua adalah kemungkinan berhadapan dengan angin kencang. Pengendara dapat kesulitan mengendalikan sepeda motornya akibat terpaan angin. Sepeda motor bisa oleng dan membuat pengendara terjatuh.

"Belum lagi kemungkinan bahaya dari atas seperti pohon, papan reklame, atau kabel yang jatuh ke jalan. Atau kondisi jalan yang tidak dikuasai sehingga kita tidak tahu ada lubang di jalan," ucap Jusri.

Untuk itu, Jusri menyarankan pengendara motor berhenti dan melanjutkan perjalanan saat reda. Ini demi meminimalkan potensi kecelakaan.

Tapi, jangan juga asal berteduh. Pilihlah tempat berteduh yang benar-benar aman dan tidak mengganggu pengguna jalan lain. Jangan berteduh di kolong fly-over atau di underpass, karena bisa meyebabkan arus lalu lintas jadi tersendat. Bila terpaksa, parkir sepeda motor dengan tertib di pinggir jalan, agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.