Permintaan Turun, Thailand Revisi Target Ekspor 2017

Kompas.com - 28/09/2017, 07:42 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Bangkok, KompasOtomotif – Ekspor mobil Thailand mengalami kenaikan untuk pertama kalinya sepanjang 14 bulan terakhir di Agustus 2017. Kondisi ini seiring dengan perbaikan ekonomi secara global, tapi secara total (Januari-Agustus) masih melempem.

Mengutip Paultan dari Bangkokpost, Rabu (27/9/2017) kelompok produsen mobil di Federation of Thai Industries (FTI) mengumumkan, pengiriman bulan Agustus naik 9,26 persen menjadi 102.907 unit, karena meningkatnya permintaan di negara tujuan ekspor, kecuali Timur Tengah dan Afrika.

Sementara dari nilai, peningkatan sebanyak 6,19 persen atau menjadi 54,2 miliar baht atau Rp 727 triliun. Surapong Paisitpatanapong, juru bicara FTI mengatakan, pengiriman ke Oseania tumbuh sebesar 32,6 persen menjadi 33.086 unit.

Kemudian ekspor ke wilayah Asia lainnya meningkat 2,11 persen atau hanya 25.406 unit. Berdasarkan angka bulan Agustus, kelompok produsen mobil tersebut melihat potensi di Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Latin.

Baca juga : Mengapa Otomotif Thailand Bisa Meninggalkan Indonesia?

"Kami memprediksi angka positif untuk ekspor mobil dari Thailand, di sisa empat bulan tahun ini. Segmen truk pikap naik 7,05 persen di bulan kedelapan, menjadi 62.313 unit dan segmen ini penopang utama," ujar Surapong. Meski begitu, ekspor tahunan mobil year-to-date masih turun 7,46 persen, menjadi 729.328 unit dibanding periode yang sama tahun lalu.

Terkoreksi

Angka ekspor total Thailand semula diproyeksi pada 2017 sebesar 1,2 juta, tapi baru-baru ini direvisi menjadi 1,1 juta, 7,5 persen lebih rendah dari perolehan 2016. Revisi ini lantaran berkurangnya permintaan dari Timur Tengah, yang dulunya merupakan importir utama.

Melongok pasar domestiknya, penjualan mobil tumbuh delapan bulan berturut-turut di Agustus, atau naik 6,8 persen (year-on-year) menjadi 67.962 unit. Pencapaian ini berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan year-to-date menjadi 10,2 persen sebanyak 543.120 unit.

Penyumbang terbesar masih truk pikap dengan 228.922 unit (naik 8,6 persen), diikuti oleh mobil penumpang di 215.150 unit (naik 20,7 persen). Lalu SUV tumbuh 0,7 persen mencapai 33.635 unit. Dorongan utama di sektor otomotif Thailand adalah segmen Eco Car yang mulai diremajakan, dan disokong juga oleh peluncuran beberapa model baru.

Sebagai perbandingan, Indonesia sendiri punya pasar domestik yang lebih besar dari Thailand, tapi ekspornya kalah jauh, hanya sekitar 200.000 unit per tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.