Investasi Rp 4 T, Toyota Produksi Yaris di Brasil

Kompas.com - 27/09/2017, 15:42 WIB
Toyota Yaris akan diproduks di Brazil. NikkeiToyota Yaris akan diproduks di Brazil.
|
EditorAgung Kurniawan

Nagoya, KompasOtomotif – Produsen mobil Jepang Toyota bakal gelontorkan dana 316 juta dolar AS atau Rp 4,2 triliun, untuk menyediakan line produksi Yaris di Brasil. Posisi tersebut dianggap jadi tempat ideal, untuk memanfaatkan permintaan yang meningkat.

Mengutip Nikkei, Rabu (27/9/2017) fasilitas yang akan digunakan berlokasi di Sorocaba, di negara bagian Sao Paulo. Kapasitas produksi pabrik tersebut masih tetap di atas 100.000 unit per tahun. Namun, volume untuk subkompak Etios akan disusutkan, demi mengakomodasi Yaris.

Rencananya, produksi Yaris akan dilakukan pada awal Juli 2018 nanti. Soal kelas, Etios merupakan model massal, dan Corolla masuk di kelas atas, sementara Yaris akan menempati kisaran harga menengah.

Baca juga : Yaris Ativ, Sedan Baru Toyota Bermesin Kecil

Ini adalah bagian dari strategi Toyota untuk bangkit kembali di pasar negara berkembang. Mereka sebelumnya mencoba membangun pangsa pasar dengan Etios dan model strategis lainnya, tapi sayangnya mengalami kesulitan, menyesuaikan antara kualitas tinggi dan harga murah.

Baru kemudian Toyota mencoba memanfaatkan anak perusahaannya Daihatsu, yang punya keahlian dalam menghasilkan mobil dengan biaya produksi rendah. Januari lalu, mereka berdua baru saja membentuk perusahaan internal, yang didedikasikan untuk menjual mobil kecil di pasar negara berkembang.

Pada Agustus kemarin, Toyota baru saja menjual sedan murahnya Yaris Ativ di Thailand, dengan kisaran harga 13.000 dollar AS atau Rp 174 jutaan. Harga tersebut, membuat Ativ menjadi sedan paling terjangkau yang ditawarkan oleh Toyota di ASEAN.

Secara umum, produksi mobil global Toyota diproyeksikan mencapai 112 juta unit pada 2023, naik 21 persen dari 2016, menurut PwC Japan Group. Permintaan pasar negara berkembang diperkirakan akan melonjak 37 persen sepanjang rentang waktu tersebut. Sementara di pasar negara maju, pertumbuhan hanya 3 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.