Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/08/2017, 08:21 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Tangerang, KompasOtomotif – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 digunakan sebaik-baiknya oleh BMW Group Indonesia untuk memperkenalkan e-mobility, atau singkatnya adalah mobilitas elektrik, salah satu alternatif kendaraan masa depan.

Sejumlah kalangan dlibatkan dan diundang ke BMW Pavillion di ICE, BSD City, Tangerang, mulai dari mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN), dan puncaknya kementerian terkait, via pemaparan serta diskusi mendalam terkait e-mobility, Selasa (15/8/2017).

Beberapa kementerian hadir, mulai dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, instansi atau balai uji kelayakan kendaraan bermotor, dan beberapa instansi lainnya. Bahasannya seputar keuntungan dan dampak e-mobility sebagai bagian dari masa depan industri otomotif Indonesia.

Ditemui di BMW Pavillion, Jodie O’Tania, Vice President Corporate Communcation BMW Group Indonesia menegaskan bahwa inilah komitmen BMW memperkenalkan inovasi teknologi di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan e-mobility.

Jodie O’tania, Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia paparkan visi dan misi BMW di bidang electromobility di hadapan berbagai pemangku kepentingan industri otomotif Indonesia.BMW Indonesia Jodie O’tania, Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia paparkan visi dan misi BMW di bidang electromobility di hadapan berbagai pemangku kepentingan industri otomotif Indonesia.
”Kami jelaskan teknologinya, benefit-nya untuk industri otomotif dan konsumen. Dukungannya? Sangat positif, dan memang (pemerintah) mendukung inisiatif dari BMW ini. Mereka sebenarnya sudah mengenal teknologi ini, karena sudah ada, tapi dalam sharing session ini bisa dirangkum lebih dalam lagi,” ujar Jodie kepada KompasOtomotif, (15/8/2017).

Pembahasan dilakukan seputar standarisasi charging, karena menurut Jodie, ada sistem pengisian ulang baterai yang lebih banyak diterima oleh negara-negara, seperti saat ini charging tipe 2. Tak hanya itu, sharing session juga membahas standarisasi, seperti apa fasilitas yang cocok untuk kondisi di Indonesia.

Soal kesimpulan dan tindak lanjut dari pemerintah, Jodie meyakini sedang ada diskusi mendalam soal ini dari pemerintah. ”Sedang dibicarakan seputar regulasi. Mulai kendaraan listrik, plug-in hybrid, dan rendah emisi lainnya melalui aturan LCEV (Low Carbon Emission Vehicle). Yang masuk kan banyak sekali, bisa juga combustion engine dengan emisi rendah yang akan dapat intensif,” katanya.

Di GIIAS, BMW selalu menunjukkan komitmen soal ini. Jika tahun lalu hadir sportscar hybrid i8, tahun ini giliran mobil full elektrik i3 yang jadi bintang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.