Kompas.com - 02/08/2017, 18:44 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – PT Astra Honda Motor (AHM) tentu tak ingin ”hit and run” dalam membina siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda. Banyak jenjang disiapkan setelah para siswa mendapat bekal.

Data kasar PT Astra Honda Motor, lulusan SMK yang menerapkan KTSM Astra Honda, 70 persennya bekerja, dan tentu saja di berbagai bidang dan perusahaan, termasuk bengkel resmi Honda yang kerap disebut AHASS.

Lalu 5 persen di antara mereka memilih untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, atau masu ke perguruan tinggi. Kemudian 25 persen sisanya berwirausaha, terutama di bidang perbengkelan.

”Kami meminjam akronim ’BMW’, yaitu Bekerja, Melanjutkan (jenjang pendidikan), dan Wirausaha,”kata Gunardi, MD Tech. Training Center Sr. Analys AHM, (2/8/2017).

AHASS
Lebih dalam lagi, lulusan SMK yang terserap untuk bekerja di AHASS ternyata sangat banyak. AHM baru efektif menghitungnya sejak akhir 2016 hingga sekarang, tercatat 1.640 lulusan SMK dengan KTSM Honda sudah terserap di bengkel resmi Honda itu.

Memang, menurut Gunardi, saat ini tantangannya adalah mendata jalur para lulusan SMK KTSM Honda setelah sekolah. AHM bekerjasama dengan para alumni dan jaringan AHASS untuk memberikan data, para mekanik yang datang dari lulusan SMK binaan Honda.

Kontes Teknisi
Lain halnya dengan siswa SMK yang menjadi pemenang Astra Honda Technical Skill Contest (AH-TSC). Dari sini, sebagian besar pemenang atau yang berhasil masuk ke kontes tingkat nasional akan lebih banyak mendapat kemudahan bekerja di PT Astra Honda Motor.

Atau, jika ingin berprestasi lebih tinggi, AHM menyiapkan jalur beasiswa untuk belajar di Politeknik Manufaktur (Polman) Astra. ”Jadi, menang atau masuk final kontes, bisa dikatakan sebagai jalur pintas untuk bekerja,” kata Gunardi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.