Kompas.com - 08/07/2017, 07:42 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Tapi, banyak orang menggantinya dengan yang aneh-aneh, dan yang sekarang sedang tren, mengganti dengan LED berkedip saat pedal rem diinjak. Cukup membingungkan, karena saat berkedip, lampu bukan menjadi lebih terang seperti kondisi standar. Konon, lampu jenis ini justru membahayakan.

4. Lampu Dim. Fungsinya jelas, memberi penerangan bantuan untuk melihat objek yang jauh, lebih tinggi, atau bisa juga sebagai kode untuk meminta jalan. Ternyata, saat musim mudik lalu, banyak orang yang dengan lugunya menyalakan lampu dim terus-menerus.

5. Lampu Hazard. Namanya saja ”hazard”, atau peringatan bahaya. Menyalakannya hanya untuk memperingatkan kalau sedang berhenti karena ada masalah pada mobil. Kasus ini paling banyak ditemui, bahkan untuk sekadar belok kiri karena akan mencai tempat istirahat di bahu jalan (meski sebenarnya dilarang), mereka menggunakan hazard. Pengendara di belakang dibikin bingung, mobil ini mau mengarah ke mana?

Malam hari memang menjadi titik rawan untuk mata. Ketika ditambah dengan isyarat lampu kendaraan yang digunakan dengan tak semestinya, tingkat kerawanan akan berlipat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.