Kompas.com - 05/07/2017, 19:19 WIB
SAIC Motor asal China. NikkeiSAIC Motor asal China.
|
EditorAgung Kurniawan

New Delhi, KompasOtomotif – Produsen-produsen mobil lokal China mulai keluar kandang, dan mencari pasar baru untuk dijamah. Setelah Wuling dan Sokon yang masuk Indonesia, kali ini kabarnya dari India, di mana kedatangan SAIC Motor.

Ini pertama kalinya merek China masuk ke pasar India, di mana pemain terkuat di sana adalah Maruti Suzuki. SAIC yang berbasis di Shanghai, akan membangun dan menjual merek kendaraannya melalui unitnya, MG Motor India. SAIC menunjuk Rajeev Chaba, mantan kepala General Motors India, rekannya di China, sebagai kepala operasi.

Pengumuman yang dilakukan SAIC ini, hampir sebulan setelah GM memutuskan untuk berhenti menjual merek Chevrolet-nya di India, setelah hampir dua dekade kondisi penjualannya suram. Meskipun memiliki potensi, India merupakan pasar yang sulit ditembus karena dominasi Maruti Suzuki, dengan deretan mobil kompaknya yang punya harga terjangkau.

Namun, masih banyak perusahaan yang mau bertaruh, di mana pendapatan yang meningkat dan kelas menengah yang membengkak di India, diperkirakan bakal memacu permintaan kendaraan penumpang di tahun-tahun mendatang.

Kia Motors, bagian dari Hyundai Motor Korea Selatan, mengumumkan pada April lali bahwa pihaknya akan menginvestasikan 1,1 miliar dolar AS atau Rp 14 triliun, untuk membangun pabrik pertamanya di Negeri Bolywood.

Pihak SAIC mengatakan, operasinya di India yang diperkirakan akan dimulai pada 2019, akan menciptakan lapangan kerja yang cukup besar. Mereka menyebut bakal memproduksi dan menjual "solusi mobilitas ramah lingkungan" di bawah merek MG.

Mobil-mobil ini akan dirancang dan direkayasa di pusat desain Eropa, dan disesuaikan dengan kondisi India. MG sendiri merupakan “Morris Garbage” yang berasal dari Inggris dan berdiri sejak 1924, diakuisisi oleh SAIC pada tahun 2008.

Beberapa model SAIC sudah ada di jalanan India, di mana saat itu sudah di jual oleh GM. Langkah itu menyusul pembelian SAIC atas 50 persen saham unit GM di India pada 2009, di tengah masalah keuangan merek asal AS itu. GM kemudian membeli kembali sebagian besar sahamnya dari SAIC, yang sekarang mempertahankan 9,2 persen saham GM India.

SAIC, yang juga memproduksi kendaraan komersial, menjual 6,49 juta kendaraan pada 2016. Mobilnya dibuat oleh usaha patungan dengan Volkswagen di China. Sementara, kerjasama unit bisnis GM di China dengan SAIC menghasilkan mobil Chevrolet, Buick dan Cadillac, truk mini dan minivan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.