Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/06/2017, 07:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Melapisi tubuh mobil dengan stiker, sudah jadi kebiasaan beberapa pemilik kendaraan untuk berkreasi dan membuat tampilan mobil jadi berbeda. Namun setiap tahun, pasti ada saja tren-tren atau gaya baru pemasangan stiker.

Jika tahun lalu kita kerap melihat konsep pemasangan stiker dual-tone, yang identik dengan mobil-mobil keluaran Inggris, tapi kali ini tren bergeser. Agus Maksum, pemilik toko Si Mbah Stiker mengatakan, kalau saat ini yang sedang ramai yaitu stiker bergaya tiga dimensi (3D).

“Orang-orang sekarang larinya ke model-model tiga dimensi atau gambar yang nampak seperti hidup. Soal metode pemasangannya, ada yang di-cutting atau juga juga bisa dengan printing. Ini sudah banyak digunakan oleh teman-teman komunitas stiker,” ujar Agus kepada KompasOtomotif, Senin (5/6/2017).

Si Mbah Stiker Ilustrasi stiker tiga dimensi.

Karena itu, Agus menyediakan dua mesin, cutting dan printing, untuk mengakomodasi permintaan para pemilik mobil yang datang ke tokonya. Agus tidak menyebutkan sampai kapan tren ini akan bertahan di dunia “perstikeran”.

“Selain dari dari pemasangan stiker biasa, tiga dimensi yang lagi ramai. Kalau jenis mobil sendiri relatif, di mana cukup bayak mobil-mobil keluarga (Multi Purpose Vehicle/MPV). Namun, lebih bagus jika diaplikasikan di small-car atau sedan, di mana memakai jenis cutting-sticker,” ujar Agus.

“Terkait biaya pemasangan, kalau gambar model 3D atau gambar hidup, untuk di sisi kanan dan kiri sekitar Rp 2,5 juta, tidak termasuk atap dan kap mesin. Kalau ingin seluruhnya, tinggal dikalkulasi dan negoisasi lagi, tetunya ada tambahan biaya lagi,” tutu pria yang 18 tahun menggeluti bisnis stiker.

Si Mbah Stiker Ilustrasi stiker tiga dimensi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.