Perhatikan, Prediksi Puncak Arus Mudik 2017!

Kompas.com - 02/06/2017, 03:22 WIB
Ribuan pemudik sepeda motor melintasi jalur Cilamaya- Cikalong, Karawang, Jawa Barat, menuju Jalur Pantura ke arah Jawa Tengah memasuki H-3 saat puncak mudik Lebaran 2014, Jumat (25/7/2014). Pemerintah memperkirakan mereka yang menggunakan sepeda motor pada mudik tahun ini sebanyak 2 juta lebih.

Kompas/Rony Ariyanto Nugroho (RON)
25-07-2014 RONY ARIYANTO NUGROHORibuan pemudik sepeda motor melintasi jalur Cilamaya- Cikalong, Karawang, Jawa Barat, menuju Jalur Pantura ke arah Jawa Tengah memasuki H-3 saat puncak mudik Lebaran 2014, Jumat (25/7/2014). Pemerintah memperkirakan mereka yang menggunakan sepeda motor pada mudik tahun ini sebanyak 2 juta lebih. Kompas/Rony Ariyanto Nugroho (RON) 25-07-2014
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Musim mudik 2017 hanya tinggal hitungan hari. Pemerintah bersama jajaran kepolisian serta Pertamina sudah memliki prediksi puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada 23 dan 24 Juni (Jumat-Sabtu).

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, menegaskan bahwa puncak arus mudik saat ini secara hari dan skemanya kurang lebih sama dengan musim mudik pada 2012 lalu.

"Kalau melihat dari harinya sama seperti pada 2012 lalu, dimana Lebaran jatuh pada Minggu dan Senin. Perhitunggan ini sama dengan prediksi dari pihak perhubungan dan kepolisian, yakni pada H-2 atau antara Jumat dan Sabtu," ujar Adiatma saat sesi diskusi di Universitas Pertamina Simprug, Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2017).

Sedangkan untuk arus balik, Adiatma menjelaskan tidak akan berlangsung serentak. Hal ini dikarenakan masalah waktu liburan anak sekolah yang relatif panjang.

"Untuk arus ada potensi untuk terurai karena masa liburan anak sekolah cukup panjang. Prediksi kami arus balik akan terjadi pada H+5 dan H+6, yaitu pada Sabtu dan Minggu (1-2/7/2017)," kata Adiatma.

Perhubungan

Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Pandu Yunianto, menginformasikan bahwa pada musim mudik tahun ini akan terjadi peningkatan pengguna sepeda motor. Meyikapi hal tersebut, Pandu menyarankan pemudik motor memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang digagas oleh pemerintah dan BUMN.

KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Pemudik motor terjebak macet di jalur alternatif Karawang-Cikampek, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2014). Arus mudik ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan akan masih padat hingga H-1 Lebaran.

"Tahun kemarin (2016) 3,4 juta sepeda motor dari Jabodetabek, tahun ini prediksinya 4,6 juta, jadi ada kenaikan secara jumlahnya. Untuk solusi seperti yang kemarin sudah diinfokan, kita memberikan beberapa kemudahan dengan mudik gratis untuk sepeda motor. Ada beberapa alternatif, mulai dari darat, kereta, dan saat ini kita kuatkan jalur laut," kata Pandu di waktu yang sama.

Baca : Kemenhub Tambah Kuota Mudik Gratis Motor dan Penumpang

Menurut Pandu, dengan memanfaatkan program angkutan sepeda motor gratis, para pemudik bisa lebih aman dan nyaman. Mereka juga bisa tetap menggunakan motornya setelah sampai di tujuan untuk melanjutkan ke kampung halaman.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X