Kompas.com - 09/05/2017, 16:22 WIB
Produksi Toyota di pabrik Karawang, Jawa Barat. Agung KurniawanProduksi Toyota di pabrik Karawang, Jawa Barat.
|
EditorAgung Kurniawan

Michigan, KompasOtomotif – Produsen otomotif terbesar Jepang, Toyota, berencana untuk mengembangkan material ringan untuk memenuhi standar efisiensi bahan bakar yang ketat. Penggunaan aluminium adalah salah satu yang masuk dalam pertimbangan.

Mengutip Carscoop dan Autonews, Selasa (9/5/2017)  Jim Lentz, CEO Toyota Motor North America mengatakan, untuk mengejar ketatnya aturan tersebut, tidak cukup hanya sebatas memodifikasi mesin saja, tapi juga mengarah pada material bodi.

"Kami harus melihat banyak cara berbeda untuk memperbaiki ekonomi bahan bakar. Jadi, jelas, kita akan melihat lebih banyak cara untuk menggunakan bahan ringan seperti aluminium di produk masa depan Toyota,” ujar Lentz.

Robert Young, Vice President Toyota yang bertanggung jawab terkai belanja yang pemasok mengatakan, panel bodi luar seperti hood (kap mobil) misalnya, adalah tempat yang relatif mudah untuk mulai menggunakan aluminium, tapi langkah besar berikutnya adalah membuat komponen platform dari aluminium.

“Memutuskan pilihan material antara aluminium dan baja, bisa saja membuat pengorbanan pada biaya, keandalan, kompatibilitas cat, dan kekuatan,” ujar Young.

Pertimbangan lainnya, lagi, peningkatan penggunaan aluminium juga tidak akan murah bagi Toyota. Pasalnya saat ini, Presiden Trump sedang mempertimbangkan tarif dan beberapa ukuran lain pada aluminium dan baja yang tidak dibuat di Amerika.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.