Toyota ”Brainwash” Mahasiswa Soal Teknologi Hybrid

Kompas.com - 03/05/2017, 12:46 WIB
TAM Perkenalkan Teknologi Hybrid ke Mahasiswa—Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto (kedua dari kanan) mendampingi para mahasiswa  Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di booth Toyota saat mendengar penjelasan Produk Knowledge TAM Tommy Hermansyah (kanan) mengenai Teknologi Mobil Ramah Lingkungan berbasis Toyota Hybrid System yang disematkan pada sedan Camry Hybrid, saat penyelenggaraan IIMS 2017, di Jakarta (2/5).  Perkenalan Toyota Hybrid System kepada kalangan mahasiswa ini diharapkan dapat makin meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap arti pentingnya membangun lingkungan yang bersih dan lebih baik untuk masa depan. TAMTAM Perkenalkan Teknologi Hybrid ke Mahasiswa—Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto (kedua dari kanan) mendampingi para mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di booth Toyota saat mendengar penjelasan Produk Knowledge TAM Tommy Hermansyah (kanan) mengenai Teknologi Mobil Ramah Lingkungan berbasis Toyota Hybrid System yang disematkan pada sedan Camry Hybrid, saat penyelenggaraan IIMS 2017, di Jakarta (2/5). Perkenalan Toyota Hybrid System kepada kalangan mahasiswa ini diharapkan dapat makin meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap arti pentingnya membangun lingkungan yang bersih dan lebih baik untuk masa depan.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotifToyota berusaha merangsang kepedulian generasi muda terhadap pentingnya membangun lingkungan yang bersih di masa depan. Niatan itu diwujudkan dalam Hybrid for Teens, memperkenalkan kendaraan ramah lingkungan berbasis Toyota Hybrid System (THS).

Sejumlah mahasiswa belajar soal teknologi tersebut, memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show ( IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Selasa (2/5/2017). Acara ini juga dimaksudkan untuk sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Dalam ajang ini, Toyota menegaskan bahwa THS berbeda dengan teknologi konvensional. Sistem ini  menggabungkan dua motor penggerak dalam satu mobil yaitu mesin konvensional dan motor listrik.

Secara otomotis dan mulus, sesuai dengan laju mobil THS akan mengalihkan motor penggerak dari mesin konvensional ke motor listrik, atau sebaliknya. Sehingga, pengunaan bahan bakar menjadi lebih irit dan emisi CO2 yang dihasilkan juga menjadi lebih rendah.

”Melalui acara ini kami berharap generasi muda lebih tertarik terhadap isu lingkungan yang harus kita jaga bersama-sama, dari mulai membuang sampah pada tempatnya hingga pengenalan mengenai transportasi dengan teknologi ramah lingkungan, seperti Toyota Prius, Camry Hybrid, dan Alphard Hybrid,” kata Executive GM PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto.

TAM Perkenalkan Toyota Hybrid System ke Mahasiswa—Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto (paling kanan) mendampingi para mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di booth Toyota saat mendengar penjelasan Produk Knowledge TAM Gandhi Ahimsaputra (depan) mengenai Teknologi Mobil Ramah Lingkungan berbasis Toyota Hybrid System pada saat penyelenggaraan IIMS 2017, di Jakarta (2/5). Perkenalan Toyota Hybrid System kepada kalangan mahasiswa ini diharapkan dapat makin meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap arti pentingnya membangun lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.
Pada 2003, Toyota mengembangkan teknologi hybrid generasi II (THS II). Berbagai kemajuan diperoleh, hingga teknologi hybrid tidak lagi hanya digunakan pada Prius, tapi juga pada mobil Toyota lainnya. Sampai saat ini tidak kurang dari 20 model mobil Toyota yang menyandang teknologi hybrid seperti Prius, Alphard, Camry, Avalon, Yaris, dan termasuk Lexus.

Seiring kemajuan yang dicapai melalui THS II, total penjualan mobil hybrid Toyota meningkatkan pesat. Secara global Toyota telah membukukan penjualan hybrid lebih dari 10,05 juta unit pada Februari 2017 lalu, dimana hal ini menjadikan Toyota menduduki posisi teratas sebagai produsen mobil hybrid. Sementara di Indonesia, total penjualan hybrid Toyota dan Lexus mencapai lebih dari 1.500 unit.

Disamping hybrid, Toyota juga terus mengembangkan teknologi mesin konvensional yang dapat memberikan tenaga dan efisiensi penggunaan bahan bakar serta emisi gas buang yang lebih baik seperti dual VVT-i, Valvematic, Super GD (diesel).

Selain itu ada kendaraan listrik dan kendaraan berbahan bakar hidrogen atau dikenal juga sebagai teknologi Fuel Cell Vehicle (FCV) seperti yang digunakan Toyota Mirai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X