Daihatsu ”Menyisir” Cari Peluang Ekspor

Kompas.com - 13/04/2017, 15:56 WIB
Di Filipina Agya atau Ayla diberi nama Wigo Zulkifli BJDi Filipina Agya atau Ayla diberi nama Wigo
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Kontribusi dari ekspor di PT Astra Daihatsu Motor (ADM) cukup besar. Dari 521.000-an unit total produksi tahun lalu, 14 persen di antaranya adalah jatah untuk dikirim ke luar negeri, atau sekitar 170.000-an. Tahun ini, jumlah tersebut akan ditingkatkan meski diakui cukup berat.

Presiden Direktur ADM Sudirman MR, (10/4/2017), mengatakan bahwa tahun ini, peluang ekspor di pasar baru masih terus dicari. ”Targetnya masih sekitar itu (jumlahnya), soalnya pasar ekspor itu berat. Tim kami masih mencari peluang,” kata Sudirman.

Memang, dari jumlah ekspor 170.000-an unit tahun lalu tak semuanya pakai merek Daihatsu. Justru 70 persen di antaranya berlabel Toyota, meski produksi dilakukan ADM di Sunter dan Karawang. Ada Toyota Wigo, atau Ayla versi ekspor yang sudah masuk Filipina.

Kata Sudirman, Wigo sedang mencari pasar baru, di antaranya Brunei Darussalam. Beberapa produk juga direncanakan masuk Pakistan sampai Vietnam. ”Timur Tengah, Afrika, itu sudah pasar yang pasti. Kami masih mengembangkan di negara tetangga,” ucapnya.

Awalnya Ayla/Agya hanya ditujukan buat masyarakat Indonesia, tetapi ternyata Filipina bisa menyerap. Di sana Ayla atau Wigo ternyata booming, dari rencananya yang cuma 500 unit per bulan, kini membesar jadi 1.400 unit per bulan.

Rencananya Sigra dan Calya juga didaulat sebagai produk ekspor. Meski begitu, Sudirman belum mengungkap negara mana yang potensial.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X