Kompas.com - 12/04/2017, 07:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomtotif – Terbitnya Perpres nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), seolah menembus kebuntuan yang selama ini belum bisa tergambar, terkait masa depan industri otomotif Tanah Air.

Selain rekomendasi program dan rumusan kegiatan yang harus dilakukan, Perpres juga menunjuk koordinator (Kelembagaan), hingga periode kegiatan dalam Matrik Program RUEN. Ini menjawab pertanyaan mengenai kelahiran program Low Carbon Emission (LCE) atau kelanjutan dari KBH2.

Tercantum di lampiran halaman 66, dalam program percepatan pemanfaatan tenaga listrik untuk penggerak kendaraan berrnotor, Kementerian Perindustrian yang ditunjuk sebagai koordinator, diharapkan bisa menelurkan instrumen berupa Permen terkait pengembangan usaha kendaraan bermotor listrik.

Baca juga : Presiden Jokowi Keluarkan Payung Hukum “Hybrid” di Indonesia

Matrik Program RUEN, Perpres Nomor 22 Tahun 2017.istimewa Matrik Program RUEN, Perpres Nomor 22 Tahun 2017.

Jangka waktu penyusunan peraturan terkait percepatan pemanfaatan tersebut, dimulai dari 2016 dan berakhir pada 2019. Sementara untuk kendaraan mesin hibrida dimulai dari 2019 sampai 2025. Berarti mulai tahun 2019, Indonesia sudah memasuki babak baru industri otomotif.

Penyusunan kebijakan insentif fiskal untuk produksi mobil atau sepeda motor listrik juga dituntut untuk jalan beriringan, di mana diharapkan bakal lahir pada 2019. Jadi tidak lagi alasan untuk menunda atau membuat masa depan industri otomotif Indonesia “ngambang”.

Insentif yang diberikan untuk mobil dan sepeda motor listrik, juga bisa merangsang demand, karena harga jual yang bisa menjadi lebih terjangkau, dibanding dengan harga sebelumnya.

Kekhawatiran konsumen dan produsen kendaraan juga terjawab terkait infrastruktur (charging station). Perpres juga mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, untuk membangun secara bertahap sistem dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), sebanyak 1.000 unit sampai 2025.

Matrik Program RUEN, Perpres Nomor 22 Tahun 2017.Istimewa Matrik Program RUEN, Perpres Nomor 22 Tahun 2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.